BMKG menyatakan ketinggian gelombang perairan Pulau Tujuh Natuna, Matak, Tarempa, Dabo Singkep dan sekitarnya antara 2 hingga 4 meter itu sangat membahayakan pelayaran terutama pelayaran tradisional yang digunakan nelayan.
Ketinggian gelombang mencapai 2 meter hingga 3,5 meter terjadi di wilayah peraiaran Pulau Batam, Tanjung Pinang dan Selat Singapura.
Staf analisa Warih mewakili kepala BMKG Pekanbaru Philip Mustamau mengatakan, ketinggian gelombang akibat cuaca buruk duatas 2 meter di sejumlah perairan Kepri yang padat jalur pelayaran itu, tergolong membahayakan bagi pelayaran.(Surya)
Pelayaran Dituntut Waspada Gelombang Kepri
Kiki
Sabtu, 16 Januari 2010 - 11:27:34 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Pengaruh cuaca buruk dari Selat Melaka hingga arah Laut China Selatan kian meningkatkan ketinggian gelombang di sejumlah perairan wilayah Provinsi Kepulaua Riau (Kepri) Sabtu (16/01/10) ini. Kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru melaporkan ketinggian maksimum gelombang mencapai 2 hingga 4 meter di perairan sebelah Utara Natuna yang berdekatan dengan Laut China Selatan tersebut. Pelayaran diminta waspada atas keadaan tersebut.
Pilihan Redaksi
IndexPWI Kepri Dilantik Ulang, Akhmad Munir Ingatkan “DNA Pejuang” di Era AI
Fikri Fardhian Pimpin Corporate Communication PHR, Kunjungi PWI Riau
Aza El Munadiyan: Regulasi Penyiaran Harus Beradaptasi dengan Era AI
Woro Indah Bongkar Tantangan Jurnalisme di Tengah Gempuran AI
AI Ubah Wajah Jurnalisme, Syahrul Aidi Dorong Regulasi Baru
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan