Berdasar hasil rekaman satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melaporkan sebanyak 3 titik api berada di daerah Kabupaten Bengkalis.
Selanjutnya daerah Kabupaten Roakn Hilir dan Pelalawan masing-masing mempunyai 1 titik. Sehingga jumlah kebakran hutan dan lahan menjadi 5 titik di Riau hari ini. BMKG menyatakan cuaca Riau kembali cerah dan berawan sepanjang siang dalam beberapa hari terkahir. Keadaan itu membuat produktifitas pembentukan awan berkurang. Sehingga peluang hujan relatif minim di Riau.
"Hujan ringan ada berpelaung di daerah Riau pada malam dan dini hari nanti. Seperti daerah Riau bagian Selatan, Barat dan bagian Riau tengah. Kondisi angin juga masih normal dengan kecepatan rata-rata 5 hingga 20 kilomter perjam yang bertiup dari Barat Laut menuju Timur Laut,"ungkap kepala kantor BMKG Pekanbaru Philip Mustamu melalui staf analisa Warih kepada RiauInfo.
BMKG menilai peluang hujan yang kian minim akan mempercepat pertumbuhan titik api di Riau. Sehingga pencegahan dini atas perkembangan titik api diperlukan di sejumlah daerah Riau.(Surya)
Bengkalis Terbanyak Alami Karhutla
Kiki
Senin, 18 Januari 2010 - 10:47:17 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Cuaca cerah berawan dengan temperatur maksimum mencapai 32,8 derjat celsius mewarnai wilayah Provinsi Riau, Senin (18/01/10) ini. Keadaan itu merangsang pertumbuhan titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah Riau. Sedikitnya tiga daerah Riau tercatat sebagai korban kebakran hutan dan lahan hari ini.
Pilihan Redaksi
IndexPWI Kepri Dilantik Ulang, Akhmad Munir Ingatkan “DNA Pejuang” di Era AI
Fikri Fardhian Pimpin Corporate Communication PHR, Kunjungi PWI Riau
Aza El Munadiyan: Regulasi Penyiaran Harus Beradaptasi dengan Era AI
Woro Indah Bongkar Tantangan Jurnalisme di Tengah Gempuran AI
AI Ubah Wajah Jurnalisme, Syahrul Aidi Dorong Regulasi Baru
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan