Penguapan air laut Samudera Hindia berimbas kepada suburnya pertumbuhan awan rawan hujan di Sumatera secara umum, termasuk wilayah Provinsi Riau.
Berdasar hasil rekaman satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, peluang hujan kembali meluas di sejumlah wilayah Provinsi Riau.
"Hujan diperkirakan terjadi merata untuk daerah Riau pada sore, malam dan dini hari. Hujan umumnya berintesnitas ringan hingga sedang,"terang Kepala Kantor BMKG Pekanbaru Philip Mustamu melalui staf analisa WArih kepada RiauInfo di Pekanbaru.
Berdasar tingginya curah hujan tersebut, BMKG menilai sebagai faktor utama tertekannya titik api wilayah Provinsi Riau hingga ke titik nol hari ini.(Surya)
Titik Api Riau Kandas ke Tititk Nol
Kiki
Sabtu, 23 Januari 2010 - 13:38:27 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Pertumbuhan awan yang kembali membaik menjadikan jumlah kebakaran hutan dan lahan tertekan hingga ke titik nol di wilayah Provinsi Riau, Sabtu (23/01/10) ini. Pertumbuhan awan membaik dipicu adanya pembentukan awan dari penguapan air laut yang dibawa angin dari Samudera Hindia, tepatnya di pesisir Barat Pulau Sumatera.
Pilihan Redaksi
IndexPWI Kepri Dilantik Ulang, Akhmad Munir Ingatkan “DNA Pejuang” di Era AI
Fikri Fardhian Pimpin Corporate Communication PHR, Kunjungi PWI Riau
Aza El Munadiyan: Regulasi Penyiaran Harus Beradaptasi dengan Era AI
Woro Indah Bongkar Tantangan Jurnalisme di Tengah Gempuran AI
AI Ubah Wajah Jurnalisme, Syahrul Aidi Dorong Regulasi Baru
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan