Naiknya harga duku ini, menurut para pedagang karena pasokannya dari Palembang sudah mulai mengalami penurunan. "Kemaren kami menjual duku dengan harga Rp 5.000 karena pasokannya di Pekanbaru sangat banyak," ungkap Rudi, salah seorang pedagang duku di Jalan Hangtuah Pekanbaru.
Namun dalam beberapa hari ini pasokannya sudah mulai berkurang. Bahkan pihaknya untuk mendapatkan beberapa karung duku yang akan dijualnya, harus berebut dulu dengan pedagang lain. "Inilah yang membuatnya harga duku mulai merangkak naik," jelasnya.
Hal yang sama juga diungkapkan Arya pedagang duku di Jalan Yos Sudarso Pekanbaru. Ayah dari dua orang anak ini juga mengaku telah menaikkan harga duku dagangannya menjadi Rp5.000 per kilogram. "Kemaren saya masih menjual Rp5.000," ungkapnya.
Naiknya harga duku ini, menurut Arya karena pasokannya mulai berkurang. Disamping itu harganya di tingkat agen juga mulai melangalami kenaikan. "Karena itulah kami sekarang ini terpaksa menaikkan juga harganya," ujarnya.(ad)
Harga Duku di Pekanbaru Mulai Merangkak Naik
Kiki
Ahad, 24 Januari 2010 - 13:49:12 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Setelah sempat menyetuh harga terendah yakni Rp5.000 perkilogram, harga duku di Pekanbaru dalam dua hari ini sudah mulai merangkak naik. Pada pedagang saat ini sudah pematok harga antara Rp6.000 hingga Rp7.000 per kilogram
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Trafik Data Melonjak Double Digit, Indosat Sukses Jaga Keandalan Jaringan Selama Periode Tahun Baru
Rabu, 07 Januari 2026 - 15:51:16 Wib Ekonomi & Bisnis
Jelang Nataru, Indosat Sumatra Optimalkan Jaringan di 123 Titik Prioritas Antisipasi Lonjakan Trafik 27%
Jumat, 19 Desember 2025 - 05:59:20 Wib Ekonomi & Bisnis
Kopi Arabika Garut Tembus Pasar Eropa dan Dubai, Pendapatan Petani Melambung Berkat Program Astra
Jumat, 12 Desember 2025 - 17:29:05 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Raih Penghargaan Bergengsi Fortune Best Companies to Work For 2025 Asia Tenggara, Jadi Satu-satunya Telco RI
Jumat, 12 Desember 2025 - 06:32:17 Wib Ekonomi & Bisnis