Provinsi Riau tercatat mengalami sebanyak 22 titik kebakaran hutan dan lahan. Selanjutnya daerah Provinsi Aceh dan Sumatera Selatan masing-masing mempunyai 2 titik. Selanjutnya Provinsi Sumatera Utara, Jambai dan Lampung masing-masing 1 titik. Sehingga jumlah kebakaran hutan dan lahan mencapai 29 titik di wilayah Pulau Sumatera hari ini.
Kepala kantor BMKG Pekanbaru Philip Mustamu melalui staf analisa Warih mengatakan, peluang hujan mulai relatif minim di sejumlah provinsi. Seperi di Povinsi Riau sendiri, hanya hujan ringan berpeluang di sejumlah daerah pada malam dan dini hari. Sehingga pertumbuhan kebakaran hutan dan lahan dinilai akan mudah berkembang kembali.(Surya)
6 Provinsi Mulai Dijangkiti Titik Api
Kiki
Selasa, 26 Januari 2010 - 12:49:56 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Berdasar rekaman satelit National Oceanic and Atmospheric Administration, kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melaporkan, sedikitnya 6 provinsi tercatat mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Pulau Sumatera, Selasa (26/01/10) ini. Riau kembali menjadi provinsi yang terbanyak mengalami kebakaran hutan dan lahan di pulau Andalas ini.
Pilihan Redaksi
IndexPWI Kepri Dilantik Ulang, Akhmad Munir Ingatkan “DNA Pejuang” di Era AI
Fikri Fardhian Pimpin Corporate Communication PHR, Kunjungi PWI Riau
Aza El Munadiyan: Regulasi Penyiaran Harus Beradaptasi dengan Era AI
Woro Indah Bongkar Tantangan Jurnalisme di Tengah Gempuran AI
AI Ubah Wajah Jurnalisme, Syahrul Aidi Dorong Regulasi Baru
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan