Berdasar data satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melaporkan, Provinsi Riau sendiri mengalami sebanyak 23 titik api. Sedangkan Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Jambi dan Bangka Belitung mamsing-masing hanya punya satu titik api.
Sehingga jumlah kebakran hutan dan lahan mencapai 27 titik di wilayah Pulau Andalas hari ini. Kepala kantor BMKG Pekanbaru Philip Mustamu melalui staf analisa Sanya mengatakan, peluang hujan mulai berkurang di sejumlah wilayah Sumatera.
Keadaan itu menyusul terpecahnya konsentrasi awan akibat gangguan tekanan rendah dari Samudera Hindia. Sehingga, cuaca cerah berawan sering terjadi dan menajdi peluang perkembangan titik api.(Surya)
Langganan Karhutla Bermunculan di Sumatera
Kiki
Kamis, 28 Januari 2010 - 10:52:21 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sejumlah provinsi mulai berlangganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Pulau Sumatera dalam pekan terkahir bulan ini. Sementara, Riau tercatat sebagai provinsi yang berlangganan karhutla terbanyak di Sumatera. Selain Riau, korban karhutla pada Kamis (28/01/10) ini adalah Provinsi Nangroe Aceh Darusslam (NAD), Sumatera Utara, Jambi dan Provinsi Bangka Belitung.
Pilihan Redaksi
IndexPWI Kepri Dilantik Ulang, Akhmad Munir Ingatkan “DNA Pejuang” di Era AI
Fikri Fardhian Pimpin Corporate Communication PHR, Kunjungi PWI Riau
Aza El Munadiyan: Regulasi Penyiaran Harus Beradaptasi dengan Era AI
Woro Indah Bongkar Tantangan Jurnalisme di Tengah Gempuran AI
AI Ubah Wajah Jurnalisme, Syahrul Aidi Dorong Regulasi Baru
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan