Kepala Dinas Perindustrian dan Pedagangan (Disperindag) Riau Herlian Saleh kepada wartawan di Pekanbaru mengatakan, setelah cluster industri hilir pertanian itu nantinya sudah beroperasi, maka produksi kelapa sawit dari Riau akan diutamakan memenuhi kebutuhan bahan baku untuk cluster tersebut.
Kemudian setelah kebutuhan untuk cluster Dumai dan Kuala Enok itu terpenuhi, baru sisanya diekspor ke luar negeri. "Kondisi ini tentunya akan sangat menguntungkan petani, karena harga sawit pasti akan lebih bagus," ujarnya.
Herlian mengatakan, cluster pengolahan kelapa sawit ini memerlukan bahan baku yang cukup besar untuk diolah menjadi bahan-bahan turunannya. Karena itu, keberadaan cluster tersebut akan sangat besar keuntungannya bagi Riau.(ad)
Separuh Produk Sawit Riau untuk Cluster Pertanian Dumai-Kuala Enok
Kiki
Sabtu, 30 Januari 2010 - 09:57:23 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sebanyak separuh atau 50 persen produksi sawit yang diproduksi di Riau nantinya akan digunakan untuk keperluan cluster industri hilir pertanian di Dumai dan Kuala Enok. Hal ini tentunya akan membuat harga kelapa sawit di Riau menjadi lebih kompetitif.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Jelang Akhir Masa Jabatan, KI Riau Gesa Penyelesaian Sengketa Informasi 2025
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:40:23 Wib Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum
Bambang Pacul Puji Wartawan di Hadapan PWI: Pencerah Dunia Ketiga Setelah Matahari dan Rembulan
Kamis, 15 Januari 2026 - 11:13:00 Wib Umum