Oleh sebab itu para guru tidak segan-segan membayar sejumlah uang lumayan besar agar bisa lolos dari persyaratan tersebut. Kebetulan ada oknum-oknum tertentu yang bisa menolong mereka untuk melewati persyarakatan tersebut dengan membayar sejumlah uang.Menurut beberapa orang guru yang dihubungi RiauInfo, Minggu (31/1) mereka telah membayar uang sebesar Rp3,5 juta untuk melewati pesyaratan tersebut. "Tapi saya tidak tahu siaa oknum tersebut," ungkap salah seorang guru yang tidak bersedia menyebutkan namanya.
Dia mengatakan, uang tersebut diserahkan secara bersama-sama atau kolektif antar guru, sehingga dia sendiri tidak bisa mengetahui siapa oknum yang menjadi calonya. "Saya sendiri menyerahkan kepada teman, dan teman itu menyerahkannya kepada teman lainnya, dan begitu seterusnya," ungkap dia.
Guru ini sendiri sudah mendapatkan kenaikan pangkatnya dari IVa menjadi IVb sekitar 10 bulan yang lalu. Dengan demikian dia terpaksa harus mengembalikan tunjangan pangkatnya untuk 10 bulan. Sebulan kenaikan tunjangannya Rp100 ribu, jadi selama 10 bulan dia harus mengembalikan sekitar Rp1 juta.(ad)
Terkait Pemalsuan Karya Tulis, Para Guru Bayar Rp3,5 Juta Per orang
Kiki
Rabu, 20 Januari 2010 - 11:45:10 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Tindakan pemalsuan karya tulis untuk kenaikan pangkat diduga telah lama menjadi tradisi para guru PNS yang akan naik pangkat dari golongan IVa menjadi IV b. Sebab bagian sebagian besar guru persyarakat membuat karya tulis itu merupakan hal yang sangat berat.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Jelang Akhir Masa Jabatan, KI Riau Gesa Penyelesaian Sengketa Informasi 2025
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:40:23 Wib Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum
Bambang Pacul Puji Wartawan di Hadapan PWI: Pencerah Dunia Ketiga Setelah Matahari dan Rembulan
Kamis, 15 Januari 2026 - 11:13:00 Wib Umum