Bahkan, para penjual kolding ada yang tidak menggelar jualannya. Sejumlah pedagang kolding yang masih bertahan mengaku terpaksa tetap berjualan dengan harapan masih ada pembeli.
Meski mengakui mengalami penurunan omset lebih dari 60 persen, seorang penjual kolding mnagaku hanya mempertahankan eksistensinya untuk berjualan.
"Dengan kita buka pada cuaca seperti ini, para pelanggan kita masih ada yang mau beli. Jumlah pambaeli memang berkurang. Keadaan ini bahakan membuat sejumlah kawan yang lain tidak membuka dagangan mereka hari ini. Padahal, jika tetap buka saat cuaca mendung seperti ini merupakan nilai tersendiri juga dari pelanggan yang masih ada membeli,"ungkap pejual kolding.
Meski tidak menyebut jelas jumlah penurunan omsetnya, namun penjual kolding mengaku sangat sepi pembeli jika hujan dan mendung terjadi seperti saat ini di Kota Pekanbaru.(Surya)
Kolding Bertahan Diterpa Hujan 04 Feb 2010
Kiki
Kamis, 04 Februari 2010 - 06:44:19 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Selain masih meninggalkan genangan air di sejumlah jalan protokol, dampak hujan sejak pagi tadi juga berimbas pada berbagai kegiatan usaha kecil dan menengah di Kota Bertuah. Salah satu usaha yang merasakan dampak negatif cuaca hujan dan mendung sepanjang Kamis (4/02/10) ini, adalah penjual es buah dan kolak dingin di kawasan jalan Cut Nyak Dien.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Trafik Data Melonjak Double Digit, Indosat Sukses Jaga Keandalan Jaringan Selama Periode Tahun Baru
Rabu, 07 Januari 2026 - 15:51:16 Wib Ekonomi & Bisnis
Jelang Nataru, Indosat Sumatra Optimalkan Jaringan di 123 Titik Prioritas Antisipasi Lonjakan Trafik 27%
Jumat, 19 Desember 2025 - 05:59:20 Wib Ekonomi & Bisnis
Kopi Arabika Garut Tembus Pasar Eropa dan Dubai, Pendapatan Petani Melambung Berkat Program Astra
Jumat, 12 Desember 2025 - 17:29:05 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Raih Penghargaan Bergengsi Fortune Best Companies to Work For 2025 Asia Tenggara, Jadi Satu-satunya Telco RI
Jumat, 12 Desember 2025 - 06:32:17 Wib Ekonomi & Bisnis