Mayoritas dari para importir yang terdaftar di Disperindag Riau itu bukanlah pelaku usaha untuk kebutuhan barang ritel, sandang maupun makanan. Tapi umumnya mereka adanya importir untuk keperluan industri besar di Riau.
"Mereka umumnya importir untuk perusahaan besar di Riau, seperti Indak Kiat, Riaupulp, Wilmar serta perusahaan lainnya," ungkap Kepala Sub Dinas Perdagangan Luar Negeri Disperindag Riau, Firdaus kepada wartawan di Pekanbaru.
Hanya beberapa saja diantaranya yang memang mengimpor produk untuk kebutuhan makanan, minuman, pakaian, mainan anak-anak atau jenis lainnya. Dengan adanya CAFTA itu proses perizinan untuk memasukan barang itu jauh lebih mudah dan sederhana.(ad)
120-an Importir Produk LN Terdaftar di Disperindag Riau
Kiki
Kamis, 04 Februari 2010 - 14:09:05 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sejak pemerintah memberlakukan China-Asia Free Trade Agrement (CAFTA) pada 1 Januari lalu, banyak iportir produk luar negeri mendaftar di Disperindag Riau. Saat ini jumlahnya sudah mencapai 120-an importir.
Pilihan Redaksi
IndexAkhmad Munir Terima Laporan Konkernas PWI 2026, Siap Sinkronisasi AD/ART Organisasi
Judi Online di Indonesia: Regulasi, Dampak Sosial-Ekonomi, dan Statistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
PWI Riau Gelar Buka Bersama Mitra, Perkuat Integritas Wartawan di Tengah Tantangan Industri Media
Selasa, 10 Maret 2026 - 23:46:00 Wib Umum
Akhmad Munir Terima Laporan Konkernas PWI 2026, Siap Sinkronisasi AD/ART Organisasi
Senin, 09 Maret 2026 - 14:07:00 Wib Umum
Hadapi Tantangan Pemilu, Guru Besar STIK Ingatkan Media Waspada Misinformasi dan AI
Ahad, 08 Maret 2026 - 14:32:24 Wib Umum
Ketua SMSI Riau Hadiri Rapimnas di Jakarta, Bahas Nasib Media Digital Pasca Pertemuan Prabowo-Trump
Ahad, 08 Maret 2026 - 14:09:00 Wib Umum