Berdasar data satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melaporkan, Provinsi Aceh menambah sebanyak 4 titik api.
Begitu juga dengan Provinsi Sumatera Utara yang menjadi korban 4 titik karhutla. Sehingga jumlah titik kebakaran hutan dan lahan mencapai 18 titik api tersebut di Sumatera hari ini. Kepala kantor BMKG Pekanbaru Philip Mustamu melalui staf analisa Warih mengatakan, pertumbuhan titik api tetap ada saat cuaca cerah berawan mewarnai sejumlah provinsi di Sumatera tersebut.
Keadaan itu seperti yang dialami Riau dengan cuaca cerah berawan, temperatur maksimum mencapai 33 derjat celsius sepanjang siang tadi. Sehingga pertumbuhan titik api kembali terjadi. Sementara, peluang hujan hanya ada pada malam, dini hari hingga pagi hari.(Surya)
18 Titik Karhutla Tersebar di Tiga Provinsi
Kiki
Jumat, 05 Februari 2010 - 10:42:45 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sebanyak 18 titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terdapat di wilayah Pulau Sumatera, Jumat (5/02/10) ini. Titik api tersebar di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Termasuk Provinsi Riau sendiri yang terbanyak mengalami karhutla dengan 10 titik api.
Pilihan Redaksi
IndexPWI Kepri Dilantik Ulang, Akhmad Munir Ingatkan “DNA Pejuang” di Era AI
Fikri Fardhian Pimpin Corporate Communication PHR, Kunjungi PWI Riau
Aza El Munadiyan: Regulasi Penyiaran Harus Beradaptasi dengan Era AI
Woro Indah Bongkar Tantangan Jurnalisme di Tengah Gempuran AI
AI Ubah Wajah Jurnalisme, Syahrul Aidi Dorong Regulasi Baru
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan