Untuk rencana pembangunan jalur kareta api ini, Pemprov Riau mencoba menawarkannya kepada investor dari Timur Tengah (Timteng). "Kita memang sudah menawarkannya kepada investor dari Timteng," ujar Kepala Badan Promosi dan Investasi (BPI) Riau Faizal Komar Karim.
Bahkan menurut dia, Riau juga sudah mempresentasikan kepada pada investir. Tentunya diharapkan ada investor tertarik untuk menanamkan modalnya di bidang jaringan transfortasi Pekanbaru-Dumai ini, karena kehadirannya sangat dibutuhkan di Riau.
Dia menyebutkan, jaringan transportasi kareta api Pekanbaru-Dumai ini sangat penting bagi Riau karena berguna untuk membawa bahan baku klaster seperti kelapa sawit maupun hasil pertanian lainnya. Selain itu juga mendukung perkembangan KEK Dumai.
Panjang lintasan kareta api Pekanbaru-Dumai itu diperkirakan mencapai 140 km. "Kita benar-benar mengharapkan rencana ini terujud, mengingat besarnya manfaat kareta api tersebut bagi Riau," ungkap Faizal Komar lagi.(ad)
Pemprov Riau Akan Bangun Jalur KA Pekanbaru-Dumai
Kiki
Jumat, 12 Februari 2010 - 09:44:44 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Untuk memperlancar hubungan antara Pekanbaru-Dumai, Pemprov Riau tidak hanya merencanakan membantun jalan tol saja, tapi juga telah berencana membangun jaringan transportasi kareta api.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Rabu, 30 September 2026 - 21:01:45 Wib Umum
Walikota Pekanbaru Lantik 63 Pejabat, Berikut Daftar Lengkapnya
Selasa, 29 September 2026 - 16:24:00 Wib Umum
PWI Meranti Gelar Seminar Jurnalistik, 50 Kepala Sekolah Dibekali Literasi Media
Senin, 28 September 2026 - 16:22:00 Wib Umum
Romo Syafi’i Dorong IKA USU Kolaboratif dengan Pemerintah dan Dukung Hilirisasi
Sabtu, 26 September 2026 - 13:21:00 Wib Umum