Saat ini keberadaan Manggala Agni menjadi ujung tombak dalam menanggulangi dan mengendalikan kebakaran lahan dan hutan di Riau. "Kita akan mengotimalkan keberadaannya," ungkap Kepala BKSDA Riau, Trisunu Danisworo di Pekanbaru.
Dia menyebutkan jumlah Manggala Agni yang ada di BSKDA Riau saat ini sebanyak 247 orang yang tersebar di masing-masing daerah operasi. Mereka telah dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam beroperasi memadamkan api.
Daerah operasi itu masing-masing Pekanbaru sebanyak 2 regu, Rengat 4 regu, Siak 4 regu, Dumai 4 regu, dan Batam 4 regu. Mereka sengaja disiapkan untuk menanggulangi kebakaran lahan dan hutan di daerah mereka masing-masing.
Untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan, Manggala Agni BKSDA juga melakukan berbagai kegiatan, seperti patroli, penyuluhan serta deteksi dini. "Dengan peranan mereka itu, kita berharap bencana kabut asap di Riau bisa diatasi," tambahnya.(ad)
Atasi Bencana Asap, Peran Manggala Agni Dioptimalkan
Kiki
Kamis, 18 Februari 2010 - 06:23:51 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Meski sampai saat ini kabut asap belum begitu mengganggu, namun Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau tetap melakukan upaya mengantisipasi bencana tersebut. Diantaranya dengan mengoptimalkan kelembagaan Manggala Agni.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Rabu, 30 September 2026 - 21:01:45 Wib Umum
Walikota Pekanbaru Lantik 63 Pejabat, Berikut Daftar Lengkapnya
Selasa, 29 September 2026 - 16:24:00 Wib Umum
PWI Meranti Gelar Seminar Jurnalistik, 50 Kepala Sekolah Dibekali Literasi Media
Senin, 28 September 2026 - 16:22:00 Wib Umum
Romo Syafi’i Dorong IKA USU Kolaboratif dengan Pemerintah dan Dukung Hilirisasi
Sabtu, 26 September 2026 - 13:21:00 Wib Umum