Kepala Dinas Peternakan Riau melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteviner, dr Srimulyani saat ditemui di Pekanbaru tidak membantah adanya peredaran daging ilegal itu. Daging itu beredar di Pekanbaru setelah dipasok oleh pedagang gelap.
Namun dia mengaku, pihaknya tidak tinggal diam terhadap peredaran daging ilegal itu. "Kami tidak pernah diam dalam mengantisipasi peredaran daging ilegal itu, selalu menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan pengawasan," ungkapnya.
Selain itu pihaknya juga bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan razia di setiap supermarket-supermarket besar yang diduga memasok daging dengan partai besar. "Setidak-tidaknya sekali sebulan kita turun ke lapangan," jelasnya.
Tidak hanya itu saja, pihaknya juga berkoordinasi dengan instandi terkait seperti beacukai, perhubungan dan kepolisian untuk melakukan pengawasan terhadap barang-barang yang masuk ke Riau, termasuk daging impor. Setiap daging impor yang masuk diperiksa secara seksama.(ad)
Riau Antisipasi Peredaran Daging Ilegal
Kiki
Rabu, 24 Februari 2010 - 06:13:51 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Disinyalir selama ini ada beredar daging beku ilegal di pasaran Pekanbaru yang dijual di supermarket-supermarket dan swalayan-swalayan. Daging itu berasal dari berbagai negara, seperti India, Irlandia, Brazil dan Australia.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Jelang Akhir Masa Jabatan, KI Riau Gesa Penyelesaian Sengketa Informasi 2025
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:40:23 Wib Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum
Bambang Pacul Puji Wartawan di Hadapan PWI: Pencerah Dunia Ketiga Setelah Matahari dan Rembulan
Kamis, 15 Januari 2026 - 11:13:00 Wib Umum