Selain itu petani juga tidak perlu direpotkan dengan biaya pengiriman TBS ke pabrik yang berada di luar Riau. Sebab TBS sawit hasil perkebunan di Riau akan mampu tertampung di kawasan cluster hasil pertanian yang ada di Dumai dan Kuala Enok itu.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (P2HP) Dinas Pertanian Riau, Fery HC Ernaputra kepada wartawan mengatakan, keberadaan cluter hasil pertanian itu memang sangat besar manfaatnya bagi daerah Riau.
Selain bisa menampung hasil sawit dari para petani di Riau, cluster itu juga bisa meningkatkan pendapatan bagi daerah Riau, dengan adanya industri turunan dari TBS. "Jadi keberadaannya benar-benar sangat menguntungkan bagi Riau".
Saat ini, menurut dia, TBS Riau yang merupakan potensi terbesar di Indonesia dikirim ke pabrik yang berada di Medan atau di Jakarta. Jadi dengan adanya cluster hasil pertanian ini, TBS dari Riau cukup diolah di Riau sendiri.(ad)
Keberadaan Cluster Pertanian Akan Jamin Pasar TBS Sawit Riau
Kiki
Kamis, 25 Februari 2010 - 02:46:26 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Keberadaan Cluster Hasil Pertanian di Dumai dan Kuala Enok dipastikan akan mampu menjamin pemasaran tandan buah segar (TBS) sawit Riau. Dengan demikian harga TBS sawit akan terus terjaga dan tak mudah anjlok.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Rabu, 30 September 2026 - 21:01:45 Wib Umum
Walikota Pekanbaru Lantik 63 Pejabat, Berikut Daftar Lengkapnya
Selasa, 29 September 2026 - 16:24:00 Wib Umum
PWI Meranti Gelar Seminar Jurnalistik, 50 Kepala Sekolah Dibekali Literasi Media
Senin, 28 September 2026 - 16:22:00 Wib Umum
Romo Syafi’i Dorong IKA USU Kolaboratif dengan Pemerintah dan Dukung Hilirisasi
Sabtu, 26 September 2026 - 13:21:00 Wib Umum