"Selain baunya yang menyengat, pabrik karet ini juga tidak layak lagi berada di tengh kota. Seharusnya pabrik ini berada di kawasan industri yang disediakan oleh pemerintah. Ini perlu kebijakan pemerintah,"ungkap seorang ketua RT yang tidak mau dikutip namanya oleh riauinfo.
Menurut warga lainnya mangatakan, pabrik karet selain menyisakan bau tidak sedap yang menyesakkan dada mereka itu juga mengganggu dengan keberadaan angkutannya yang tergolong mobil dan truk besar di jalan kecil. Sehingga, pelanggaran kapasitas jalan juga perlu diselidiki oleh pihak terkait.
Bau menyengat hasil pabrik karet ini bahkan mencapai radius 1 kilometer sesuai dengan arah angin yang membawa bau hasil pabrik yang berada di lingkungan padat penduduk jalan Taskurun Pekanbaru tersebut.(Surya)
Bau Karet Resahkan Warga Pekanbaru
Kiki
Jumat, 05 Maret 2010 - 12:20:24 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sejumlah warga lingkungan perusahaan karet di jalan Taskurun mengeluh dengan pencemaran udara hasil pabrik karet tersebut. Bau karet yang menyengat terasa oleh warga yang berada di lingkunagan pabrik.Keberadaan pabrik karet tersbeut dinilai tidak layak lagi oelh warga.
Pilihan Redaksi
IndexAkhmad Munir Terima Laporan Konkernas PWI 2026, Siap Sinkronisasi AD/ART Organisasi
Judi Online di Indonesia: Regulasi, Dampak Sosial-Ekonomi, dan Statistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
PWI Riau Gelar Buka Bersama Mitra, Perkuat Integritas Wartawan di Tengah Tantangan Industri Media
Selasa, 10 Maret 2026 - 23:46:00 Wib Umum
Akhmad Munir Terima Laporan Konkernas PWI 2026, Siap Sinkronisasi AD/ART Organisasi
Senin, 09 Maret 2026 - 14:07:00 Wib Umum
Hadapi Tantangan Pemilu, Guru Besar STIK Ingatkan Media Waspada Misinformasi dan AI
Ahad, 08 Maret 2026 - 14:32:24 Wib Umum
Ketua SMSI Riau Hadiri Rapimnas di Jakarta, Bahas Nasib Media Digital Pasca Pertemuan Prabowo-Trump
Ahad, 08 Maret 2026 - 14:09:00 Wib Umum