"Disaat terjadi pergantian musim panas, terjadi dehidrasi pada hutan, sehingga memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan," ungkap Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit kepada wartawan di Pekanbaru. Karena itu sulit menghentikan karhutla di Riau.
Untuk menekan titip api, hanya bisa dilakukan dengan cara mencegah sejak dini. Untuk itun koordinasi semua pihak tentunya sangat dibutuhkan, terutama di kabupaten/kota yang kawasannya sangat rawan terjadi karhutla.
"Untuk mengantisipasi bencana karhutla, perlu langkah-langkah yang harus dilakukan masing-masing kabupaten/kota, Masing-masing kabupaten/kota harus saling berkoordinasi dengan Pusat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Riau," ungkapnya lagi.
Menurut Mambang, penanganan Karhutla dilakukan di tingkat desa dulu. Tapi kalau tidak sanggup dilakukan di tingkat kecamatan. Tapi kalau tidak sanggup juga dilaporkan ke tingkat kabupaten. Namun jika tetap tidak sanggup dilaporkan lagi ke tingkat provinsi.
"Namun kalau di tingkat provinsi juga tidak sanggup mengatasinya, maka kita baru meminta bantuan pusat untuk turun tangan menangani Karhutla dan kabut asap tersebut," tambah Mambang lagi.(ad)
Lahan Gambut Rentan Terjadi Karhutla
Kiki
Senin, 08 Maret 2010 - 02:23:24 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Rentannya wilayah Riau terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak terlpas dari kondisi geografis wilayah di Riau. Kondisi geografis Riau didomonasi oleh lahan yang bergambut sehingga rawan terbakar.
Pilihan Redaksi
IndexSMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Haji 2026 Dinilai Sukses, DPR Ungkap Masa Tunggu Berkurang dan Layanan Jemaah Meningkat
Kamis, 18 Juni 2026 - 16:43:00 Wib Umum
SMSI Riau Gelar Workshop Transformasi New Media dan Jurnalisme di Era Kecerdasan Buatan
Selasa, 16 Juni 2026 - 23:54:00 Wib Umum
PWI Riau Gelar Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Tema Pembangunan Energi Berkelanjutan
Senin, 15 Juni 2026 - 15:40:00 Wib Umum
Sikapi Dinamika Nasional, SMSI Petakan Pengaruh Politik dan Alur Informasi Negara
Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:02:50 Wib Umum