Batal ke Luar Negeri, DPRD Riau Berbondong-Bondong Studi Banding

772 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Setelah Mendagri tidak memberi izin untuk studi banding ke Luar Negeri, anggoita DPRD Riau akhirnya mengobati kekecewaannya dengan berbondong-bondong melakukan studi banding ke sejumlah daerah di Indonesia. Mereka ada yang ke Makasar, Mataram, Surabaya, dan ada pula yang ke Batam.

Hal ini menjadi berita utama Riau Tribune edisi Kamis (22/11) ini. Dalam berita berjudul “Batal Pelesiran ke Luar Negeri, Ramai-Ramai Sudi Banding” disebutkan sejak Selasa (20/11) yang lalu anggota dewan itu sudah bertolak ke daerah yang akan mereka kunjungi itu.

Peristiwa kecelakaan maut yang menimpa Roy Mulus (28) warga Jalan Kayu Mas, Tampan, menjadi berita utama Pekanbaru MX hari ini. Dalam berita berjudul “Digilas Fuso, Kepala Sekuriti Pecah” disebutkan bahwa korban tewas seketika dengan kondisi pecah. Sedangkan Marisa, cewek yang diboncengnya mengalami patah dan harus dirawat di RS Awal Bros Pekanbaru.

Kepastian Polda Riau yang akan memeriksa sejumlah kepala daerah di Riau jadi berita utama Riau Mandiri dengan judul “Polda Pastikan Periksa Kepala Daerah“. Dalam berita itu disebutkan bahwa pemeriksaan tersebut terkait kasus penerbitan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IUPHHKHT).

Ancaman angin puting beliang yang akan melanda Riau menjadi berita utama Pekanbaru Pos hari ini. Dalam beritanya berjudul “Seluruh Riau Harus Waspada” menyebutkan pihak BMG memprediksikan kemungkinan angin kencang dari puting beliaung bisa menimpa daerah manapun di Riau.

Kelanjutan kasus penganiayaan terhadap Dimas Febrioka (18) yang menyeret Hanggi Maysa (19) ke meja hijau menjadi berita utama Tribun Pekanbaru. Dalam berita betjudul “Oknum Jaksa Bujuk Dimas“, disebutkan Dimas sempat didatangi jaksa dan dosen IPDN untuk membujunya kuliah di PDN secara gratis dan ditawari sepeda motor.

Sementara itu Media Riau hari ini mengangkat dukungan DPRD Riau terhadap pendirian Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) di Riau menjadi berita utamanya. Dengan judul “DPRD Riau Dukung IIP Ada di Riau” harian ini menyebutkan bahwa Pemprov Riau berjuang untuk menuntut hal itu ke Depdagri.

Adanya Kepala Sekolah SDN 219/II BTN Lintas Asri Kecamatan Bungodani Provinsi Jambi, Djanewar mengaku sebagai sebagai nabi menjadi berita utama Riau Pos hari ini. Dalam berita berjudul “Kepala Sekolah Mengaku Nabi” mengakuannya itu sangat mengejutkan Disdik setempat.

Sedangkan Metro Riau dalam berita “KPPU: Ada Kartel di Industri Sawit” menyebutkan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mensinyalir ada praktek kartel dalam industri minyak sawit dan minyak goreng. Ini terbukti dari tidak efektifnya langka pemerintah menekan harga minyak goreng dalam negeri.(Ad)

Posting Terkait