Bank Riau Gelar Muhasabah

825 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Sudah tiga kali ramadahan hingga tahun ini, Muhasabah di jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru, tepatnya di Masjid Al-Karomah kantor Infokomkesbang Riau, berlangsung khidmad Muhasabah malam tadi, berlangsung bertepatan dengan malam Nuzulul Quran yakni malam ke 17 Ramadhan.

Panitia Ghirah Ramadhan yang diketuai Syamsuddin Hasab ini mengusung tema,”Dengan Semangat Nuzulul Quran dan Muhasabah Bank Riau, Kita Ciptakan Generasi Islam yang Qurani.” Sedikitnya puluhan peserta baik dari Bank Riau sendiri maupun dari kalangan umum hadir mengikuti acara ini.

Acara dimulai pada pukul 23.00 WIB dengan bimbingan ustadz Mulyadi yang mengetengahkan materi Perlunya Manusia Melakukan Perubahan Dalam Diri Secara Sengaja atau terencana. Karena menurut Islam, Allah SWT sendidri telah menegaskan, Manusia tidak akan berubah tanpa ada melakukan perubahan itu sendiri terhadap dirinya. “Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sebelum mereka merubah diri mereka sendiri,” ujar ustadz mengutip ayat Al Quran.

Satu jam dalam materi tersebut, peserta Muhasabah istirahat sejenak dengan makanan dan diskusi ringan, baik melalui ustadz maupun dengan sesama peserta.

Menjelang pukul satu dini hari, acara puncakpun datang. Kali ini, peserta disuguhkan oleh Ustadz Syafriadis Ja’far dan Edi Azhar Nasri dari yayasan pendidikan As Shofa, dalam materi pentingnya mengingat dan mengevaluasi diri setiap waktu dan kesempatan. Sesi ini menyadarkan peserta akan waktu, sejauh ini, apa yang dilakukan untuk berbuat baik atau berbuat dosa kah seseorang dalam hari-harinya. Rasulullah SAW, menganjurkan dan menjalakan muasabah dalam kehidapan setiap harinya menjelang tidur malam dengan sholat sunat taubat atau sholat malam lainnya.

Puluhan peserta dalam muhasabah malam tadi cukup larut dalam suasana yang penuh pengakuan, betapa lemahnya seorang hamba sehingga tidak lepas dari kesalahan dan dosa. Isak tangispun yang disertai derai air mata beberapa peserta mewarnai heningnya malam di Masjid Al Karomah malam tadi.

Hingga pukul dua lebih dini hari tadi, muasabah berakhir dengan saling berangulan dan jabat tangan antar peserta setelah sadar mengakui kesilapn antar sesama mereka. Para peserta muasabah ini melanjukan acara hingga makan sahur dan sholat subuh bersama.(Surya)

 

Posting Terkait