Oleh: Rafli Akram dan Abdurrohman, STMIK Tazkia
Absensi karyawan merupakan bagian penting dalam manajemen sumber daya manusia karena berkaitan dengan kedisiplinan dan kinerja. Namun, pada praktiknya masih banyak tempat kerja yang menggunakan sistem absensi manual sehingga kurang efisien dan berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan. Artikel ini membahas pemanfaatan teknologi fingerprint sebagai solusi dalam sistem absensi karyawan. Metode yang digunakan adalah perancangan dan pengembangan sistem absensi berbasis fingerprint melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, serta simulasi penggunaan. Hasil perancangan menunjukkan bahwa teknologi fingerprint dapat digunakan untuk mencatat kehadiran karyawan secara otomatis dan lebih akurat dibandingkan metode manual. Dengan demikian, teknologi fingerprint berpotensi meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses absensi karyawan.
Sumber daya manusia merupakan aset utama dalam suatu organisasi. Kualitas pengelolaan SDM sangat berpengaruh terhadap kinerja dan pencapaian tujuan organisasi. Salah satu permasalahan yang sering dihadapi dalam manajemen SDM adalah pengambilan keputusan yang bersifat subjektif, terutama dalam penilaian kinerja dan penentuan kebijakan terkait karyawan.
Perkembangan teknologi informasi memberikan peluang untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui pemanfaatan sistem pendukung keputusan. Sistem pendukung keputusan mampu membantu pengambil keputusan dengan menyediakan informasi yang relevan dan terstruktur. Penelitian ini memiliki kebaruan pada penerapan SPK berbasis web yang dirancang khusus untuk mendukung manajemen SDM.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana merancang dan membangun sistem pendukung keputusan berbasis web yang dapat membantu manajemen SDM dalam pengambilan keputusan. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan sistem yang mampu meningkatkan objektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan SDM. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan SPK serta manfaat praktis bagi organisasi dalam pengambilan keputusan SDM.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian terapan dengan fokus pada perancangan sistem. Objek penelitian adalah sistem absensi karyawan. Data diperoleh melalui studi pustaka dan observasi terhadap proses absensi yang umum digunakan di instansi.
Metode pengembangan sistem dilakukan melalui ytahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem absensi fingerprint, serta simulasi penggunaan sistem. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menjelaskan alur kerja sistem dan manfaat penggunaan teknologi fingerprint dalam proses absensi.
Hasil penelitian berupa rancangan sistem absensi karyawan berbasis teknologi fingerprint. Sistem ini dirancang untuk mencatat kehadiran karyawan secara otomatis dengan memanfaatkan identifikasi sidik jari. Berdasarkan simulasi penggunaan, sistem absensi fingerprint mampu mengurangi kesalahan pencatatan kehadiran serta mempermudah proses rekapitulasi data absensi dibandingkan sistem manual.
Berdasarkan hasil perancangan dan simulasi, teknologi fingerprint dinilai sangatlah efektif untuk diterapkan pada sistem absensi karyawan. Dibandingkan dengan sistem absensi manual, penggunaan fingerprint memberikan keunggulan dalam hal keakuratan data dan kemudahan pengelolaan. Hal ini sejalan dengan beberapa penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa teknologi biometrik mampu meningkatkan disiplin dan efisiensi kerja.
Disamping itu, penerapan sistem absensi fingerprint tetap memerlukan dukungan perangkat yang memadai dan kesiapan pengguna.
Kesimpulan dari artikel ini adalah teknologi fingerprint berpotensi sebagai solusi sistem absensi karyawan yang lebih efektif dan akurat dibandingkan metode manual. Penerapan sistem absensi fingerprint dapat membantu manajemen dalam memantau kehadiran karyawan dan melakukan penilaian karyawan secara lebih mudah dan sistematis.
Referensi :
- Jain, A. K., Ross, A., & Prabhakar, S. (2004). An Introduction to Biometric Recognition. IEEE Transactions on Circuits and Systems for Video Technology. → Referensi utama untuk teknologi biometrik & fingerprint.
- Maltoni, D., Maio, D., Jain, A. K., & Prabhakar, S. (2009). Handbook of Fingerprint Recognition. Springer. → Buku rujukan paling kuat untuk sistem fingerprint.
- Rouse, M. (2019). Biometric Authentication. TechTarget.