Gandeng PT Arara Abadi, Unri Bekali Ratusan Mahasiswa Mitigasi dan Simulasi Karhutla

Kamis, 27 November 2025 | 12:08:59 WIB

PEKANBARU (RiauInfo) – Universitas Riau (Unri) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan di Provinsi Riau. Sebanyak lebih dari 200 orang yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat akademis mengikuti kegiatan mitigasi dan sosialisasi pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama dengan PT Arara Abadi, salah satu unit usaha APP Group, bertempat di Auditorium Integrated Class Room Universitas Riau, Jalan HR Soebrantas, Panam, Pekanbaru, pada Rabu (26/11/2025).

Agenda strategis ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta kesadaran mahasiswa mengenai bahaya laten Karhutla yang kerap mengancam wilayah Riau. Melalui pembekalan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga menguasai cara-cara pencegahan dan penanggulangan yang efektif, sehingga mereka dapat berperan aktif sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Wakil Rektor Unri Bidang Perencanaan Kerjasama dan Sistem Informasi, Dr. Ir. Sofyan Husein Siregar yang hadir mewakili Rektor Unri, Prof. Dr. Sri Indarti, SE. Turut hadir pula Dekan Fakultas Pertanian Dr. Ahmad Rifai, S.P., M.P., Kuasa Direktur PT Arara Abadi Wahyu, perwakilan Balai Dalkarhutla Wilayah Sumatera Roni Rodessa S. Hut, pimpinan media, serta ratusan civitas akademika Unri.

Kolaborasi Pentahelix dan Pembentukan Relawan

Wakil Rektor Unri, Dr. Sofyan Husein Siregar, saat membuka acara secara resmi menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme mahasiswa. Menurutnya, peserta sangat beruntung dapat mengikuti talkshow dan simulasi ini, mengingat kondisi geografis Riau yang memiliki lahan gambut terluas di Indonesia sangat relevan dengan isu Karhutla.

"Suatu kebahagiaan bisa berdiskusi dalam talkshow dan simulasi penanganan Karhutla di Riau. Saya harap mahasiswa nantinya bisa memiliki kompetensi tambahan di luar kurikulum yang diambil, khususnya bagi mereka yang berada di jurusan kehutanan," ujar Sofyan.

Sofyan menekankan bahwa di era perkembangan teknologi yang pesat, mahasiswa dituntut memiliki kompetensi yang beragam. Hal ini sejalan dengan instruksi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia yang mengharuskan setiap kegiatan universitas memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari konsep Pentahelix, di mana unsur pemerintah, akademisi, masyarakat, perusahaan, dan media bersatu padu. Keterlibatan media, khususnya LKBN Antara Biro Riau dalam kegiatan ini, dinilai memberikan warna berbeda dan melengkapi sinergitas tersebut.

"Ini jangan hanya sekedar seremonial, tapi ini suatu ikhtiar dari Universitas Riau, PT Arara Abadi, dan media massa yang menginisiasi kegiatan ini. Nantinya, untuk pertama kalinya akan terbentuk Mahasiswa Relawan Peduli Api (MRPA). Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan manfaat dan dampak nyata, khususnya dalam penanganan lingkungan," tegas Sofyan.

Komitmen Sektor Swasta dan Pemanfaatan Teknologi

Sementara itu, Kuasa Direktur PT Arara Abadi APP Group, Wahyu, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi konstruktif antara dunia usaha, kampus, dan media. Sebagai perusahaan yang beroperasi di kawasan yang rentan terhadap kebakaran lahan, pihaknya berkomitmen penuh untuk terus melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla secara berkelanjutan.

"Kita terus meningkatkan kapasitas regu pemadam kebakaran, pemanfaatan teknologi jarak jauh, dan komunikasi intensif dengan para pemangku kepentingan dalam penanganan Karhutla. Dengan demikian, penanganan dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan terukur," jelas Wahyu.

Wahyu juga menyoroti pentingnya peran generasi muda. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan ini dinilai sangat krusial karena mereka adalah motor penggerak yang akan menjaga kelestarian lingkungan di masa depan. Pengetahuan yang didapat hari ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa.

"Pengetahuan dalam simulasi ini diharapkan jadi bekal berharga. Kami harap kegiatan ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi peserta. Semoga kerja sama Unri dan Antara terus berlanjut demi mewujudkan Riau bebas asap," tuturnya penuh harap.

 

Simulasi Lapangan: Pengalaman Langsung Memadamkan Api

Usai sesi pemaparan materi mitigasi di dalam ruangan, kegiatan berlanjut ke sesi praktik lapangan. Ratusan mahasiswa bergerak menuju area open space Kampus Unri untuk menyaksikan dan terlibat langsung dalam simulasi pencegahan Karhutla. Sesi ini dirancang untuk memberikan pengalaman empiris kepada peserta.

Simulasi gabungan ini melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Regu Pemadam Kebakaran PT Arara Abadi yang telah tersertifikasi dan terlatih, berkolaborasi dengan Mahasiswa Relawan Peduli Api (MRPA) Universitas Riau. Para mahasiswa diajarkan teknik-teknik dasar pemadaman, penggunaan alat, serta koordinasi tim saat menghadapi situasi darurat kebakaran lahan.

Sebagai informasi, sesi materi dalam kegiatan ini diisi oleh narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Ketua Pusat Unggulan IPTEK Gambut dan Kebencanaan CPDS LPPM Unri Dr. Sigit Sutikno, S.T., M.T., Fitra Ulfiandris, S.IP dari PT Arara Abadi, serta Roni Rodesa, S.Hut dari Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera. Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang acara, menandakan kepedulian generasi muda Riau terhadap isu lingkungan yang makin mendalam.

 

Terkini