Indosat Perkuat Jaringan di Kepulauan Riau Lewat Teknologi AIvolusi5G

Selasa, 25 November 2025 | 21:18:18 WIB
EVP – Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio, menjelaskan bahwa inovasi ini adalah bentuk transformasi layanan agar lebih relevan dengan kebutuhan zaman

BATAM (RiauInfo) – Kabar gembira bagi masyarakat pengguna layanan seluler di wilayah Kepulauan Riau (Kepri). Di tengah maraknya kejahatan siber yang menyasar gawai warga, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) menghadirkan terobosan baru melalui teknologi AIvolusi5G. Inovasi ini tidak hanya menawarkan koneksi internet yang lebih ngebut, tetapi juga memberikan "perisai" otomatis bagi pelanggan dari ancaman telepon spam dan penipuan (scam).

Langkah ini menjadi angin segar bagi percepatan inklusi digital di kawasan kepulauan. Warga Kepri kini bisa menikmati akses telekomunikasi yang tidak hanya andal, tetapi juga memberikan rasa aman saat berselancar di dunia maya.

Secara teknis, teknologi AIvolusi5G bekerja langsung di jantung jaringan Indosat dengan mengintegrasikan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan jaringan 5G. Bagi masyarakat awam, ini berarti perlindungan ganda tanpa ribet. Warga tidak perlu mengunduh aplikasi tambahan atau melakukan pengaturan manual yang rumit. Sistem secara otomatis mendeteksi dan memblokir aktivitas mencurigakan sebelum sampai ke layar ponsel pelanggan.

Dampaknya pun sangat nyata. Sejak fitur Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis AI ini diluncurkan pada 7 Agustus 2025, Indosat mencatat telah berhasil memblokir lebih dari 200 juta panggilan berisiko. Tak hanya itu, sistem ini juga memberikan peringatan pada lebih dari 90 juta pesan mencurigakan, serta melindungi rata-rata 11,5 juta pelanggan setiap bulannya dari jerat penipuan digital.

EVP – Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio, menjelaskan bahwa inovasi ini adalah bentuk transformasi layanan agar lebih relevan dengan kebutuhan zaman.

“AIvolusi5G merupakan fondasi transformasi jaringan Indosat ke era yang lebih cerdas. Dengan sinergi AI dan 5G, kami menghadirkan pengalaman digital yang mengesankan, andal, dan juga lebih aman bagi masyarakat,” ujar Agus.

Selain aspek keamanan, kenyamanan akses juga menjadi prioritas. Hingga kuartal ketiga tahun 2025, jaringan fisik Indosat tercatat telah menjangkau 98 persen wilayah Kepulauan Riau. Khusus di Kota Batam, cakupan layanannya bahkan sudah melayani 99 persen populasi, didukung oleh lebih dari 550 BTS aktif. Perluasan jangkauan ini sangat krusial untuk mendukung geliat ekonomi warga, mulai dari pelaku UMKM, sektor industri, hingga pariwisata yang menjadi nadi perekonomian Kepri.

Penerapan teknologi ini berlaku menyeluruh untuk semua lini layanan Indosat, baik pengguna IM3, Tri, maupun layanan internet rumah HiFi Air. Khusus pengguna HiFi Air yang berbasis teknologi Fixed Wireless Access (FWA), kehadiran AI membuat manajemen trafik internet menjadi lebih cerdas, menghasilkan koneksi yang stabil dengan latensi rendah.

Ke depan, Indosat berkomitmen untuk terus melanjutkan pengembangan jaringan ini. Hal ini diharapkan dapat mendongkrak daya saing Batam sebagai pusat industri dan teknologi nasional, sekaligus memastikan setiap warga dapat menikmati manfaat ekonomi digital dengan rasa aman dan nyaman.

Tags

Terkini