Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, hasil rekaman satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menangkap hanya satu titik api di wilayah Provinsi Riau.
Sementara, wilayah Provinsi Sumatera Selatan juga mengalami sebanyak satu titik. Sehingga jumlah kebakaran hutan dan lahan hanya dua titik di Sumatera hari ini. Titik api tersebut mulai muncul ditengah meluas pelaung hujan dalam sepekan terkahir.
Kepala Kantor BMKG Pekanbaru Philip Mustamu melalui staf analisa Warih mengatakan, peluang hujan masih meluas di wilayah Sumatera secara umum. Hal ini terjadi akibat masih adanya putaran udara di atas Suamtera. Pola pergerakan angin ditas Sumatera tersebut telah menyuburkan pertumbuhan awan.(Surya)