Aksi Menaker Hanif Blusukan ke Rumah Kontrakan TKI di Malaysia

731 views

RiauInfo- Saat melakukan kunjungan kerja selama 3 hari di Malaysia, Menteri Ketenagakerjaan Muh Hanif Dhakiri menyempatkan diri melakukan aksi blusukan dengan mengunjungi kantong-kantong pemukiman TKI yang bekerja di Malaysia.

 

Aksi Menaker mengunjungi rumah  kontrakan yang bentuknya serupa dengan  rumah susun sewa (rusunawa) ini  tentunya cukup mengagetkan para TKI yang bermukim  di kawasan Subang Jaya, Kuala Lumpur, Malaysia.  Bahkan Tarwiti  (42 tahun), TKI asal Banyuwangi tak menyangka rumah kontrakannya, bakal dikunjungi Menaker Hanif.

 

“Assalamu alaikum, Bu, Perkenalkan saya Menteri Tenaga Kerja , Hanif Dhakiri mohon ijin bertamu ke rumah ibu,” kata Menaker Hanif yang didampingi istrinya, Marifah saat memasuki rumah Tarwiti yang terletak di lantai 3 rusunawa tersebut.

 

“Oh ya pak, silahkan silahkan masuk pak menteri, maaf pak agak berantakan rumahnya,” kata Tarwiti yang langsung mengenali Menaker Hanif sebagai menteri yang “loncat pagar” penampungan TKI.

 

Tarwiti pun lalu memanggil suaminya sambil menggelar karpet dan menyediakan minuman alakadarnya. “ Terima kasih atas kunjunganya pak, kami tak menyangka pak menteri  bersedia datang mengunjungi rumah kontrakan kami ini,” kata Tarwiti.

 

Tarwiti menceritakan dirinya beserta suaminya telah 15 tahun mengadu nasib sebagai TKI dengan  profesi peñata laksana rumah tangga (PLRT). Suaminya pun bekerja sebagai tenaga pembersih di rumah-rumah warga negara Malaysia.

 

“Alhamdulillah, kami beruntung mendapatkan majikan yang memperbolehkan kami pulang, sehingga kami bisa pulang ke rumah kontrakan ini,” kata Tarwiti yang memiliki 2 anak tersebut.

 

Dikatakan Tarwiti, selama ini, keluarganya mengontrak rumah seluas 50 meter itu dengan 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi  seharga 600 ringgit dengan tambahan 150 ringgit untuk air dan listrik. Tarwiti yang berpenghasilan sekitar 1.200 ringgit ini mengaku hidup hemat agar bisa mengirim uang ke kampung halamannya.

 

“Kami sih kepengennya kalau sudah tua bisa kembali ke kampung halaman di Banyuwangi. Makanya kami kerja keras dulu di Malaysia ini untuk mencari modal,” kata Tarwiti.

 

Menaker Hanif menceritakan dirinya  sedang  melaksanakan kunjungan kerja selama 3 Hari ke Malaysia pada Kamis-Sabtu (18- 20 Desember). Kunjungan kerja ini bertujuan membahas upaya-upaya mempercepat  proses pemulangan TKI Ilegal  di Malaysia.

 

“Pemerintah ingin  para TKI yang bekerja di Malaysia dan negara-negara lainnya agar menjadi TKI yang legal dan sah sehingga bisa bekerja dengan tenang dan tidak bermasalah. Kan tinggal lengakapi dokumen kerja dan ikuti prosedur resmi pemerintah saja,” kata Hanif.

 

Selama di Malaysia Menaker Hanif melakukan pertemuan dengan 2 Menteri Malaysia yang mengurusi pekerja migran  yaitu Menteri Dalam Negeri Malaysia Dato Seri DR Ahmad Zahid Hamidi dan Menteri Sumber Manusia Malaysia Daro Seri Richard Riot Anak Jaem. Menaker Hanif pun melakukan kunjungan ke depot tahanan imigresen Semenyih untuk menemui para TKI yang akan dipulangkan/ deportasi.

 

Berikan Nomer HP Pribadi

 

Selain mengunjungi rumah kontrakan Tarwiti, Menaker Hanif pun berkeliling ke beberapa orang tetangga Tarwiti yang berasal dari Madura. Bahkan Menaker Hanif pun terlihat menyapa dan berbicang ringan dengan para pekerja migrant yang berasal dari Bangladesh dan India.

 

“Kami ingin melihat langsung dan berdialog dengan para TKI yang bekerja di  Negara-negara penempatan sehingga mereka bisa memberikan masukan, saran ataupun kritikan secara langsung kepada pemerintah,” kata Menaker Muh Hanif Dhakiri di Jakarta pada Minggu ( 21/12).

 

Dikatakan Hanif pemerintah terbuka dan menampung semua masukan dari TKI maupun masyarakat terkait masalah perlindungan dan penempatan TKI. Semua itu lalu akan ditindaklanjuti  dengan kebijakan pemerintah.

 

“Silahkan bapak-bapak dan ibu-ibu, kalau ada masalah dan ingin mengadu  bisa langsung laporkan melalui sms ke nomer handphone saya ya. Silahkan dicatat ini nomernya,“ kata Menaker Hanif ketika dikerubuti  para TKI di parkiran mobil. Sekitar 100 an orang TKI pun langsung mencatat nomer handphone menteri dan langsung minta berfoto dan berselfie ria.

 

“Terima kasih atas kunjungannya pak, Semoga bapak tetap semangat dan amanah dalam bekerja. Titip salam buat Pak Presiden Jokowi dari  kami para TKI yang bekerja di Malaysia,” kata para TKI.

 

Pusat Humas Kemnaker

Posting Terkait