Hal itu dikatakannya saat membuka Rapat Anggota KONI Se-Indonesia, Sabtu (12/2) di Hotel Labersa Pekanbaru. Dalam kesempatan itu Rita mengatakan, China dan Jepang saat ini prestasi olahraganya sangat jauh melesat, bahkan boleh dikatakan menjadi pelopor dunia.
Untuk mendapat kesempatan mengibarkan merah putih di event-event internasional tentunya tidak mudah. Dibutuhkan kerja keras semua pihak untuk mengejar ketertinggalan Indonesia tersebut, sehingga pada suatu saat nanti Indonesia bisa melahirkan atlet-atlet kelas dunia.
Untuk itulah, menurut Rita, pembinaan terhadap atlet harus dilakukan sejak dini. Saat ini Indonesia telah memiliki sebanyak 317 atlet usia dibawah 18 tahun yang dibina di sentra-sentra atlet daerah. "Mereka akan menjadi harapan kita yang akan membawa nama harum Indonesia," ujarnya.
Untuk memacu pembinaan terhadap para atlet usia dini itu, Indonesia uga menjalin kerjasama dengan negara Australia. "Menurut rencana Maret nanti akan dilakukan kunjungan ke Australia untuk melihat sentra-sentra pembinaan olahraga di negera itu," tambah Rita lagi.
Menyinggung persiapan Riau sebagai tuan rumah PON XVIII tahun 2012, Rita mengatakan sangat yakin persiapan yang telah dilakukan Riau sudah sesuai dengan rencana. "Persiapan Riau sebagai tuan rumah PON sudah sangat bagus dan saya yakin nantinya akan sukses," unkapnya.
Bahkan menurut Rita lagi, tidak hanya untuk PON, Riau juga telah siap untuk menjadi tuan rumah event olahraga tingkat internasional, yakni Islamic Solidarity Games yang akan digelar tahun 2013 mendatang. "Kita dukung Riau menjadi tuan rumah PON dan Islamic Solidarity Gemes 2013," ujarnya.(zas)
Rita Subowo: Pembinaan Olahraga Lebih Baik Dilakukan Sejak Dini
Kiki
Sabtu, 12 Februari 2011 - 08:02:14 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Ketua Umum KONI Pusat Rita Subowo mengakui Indonesia tertinggal cukup jauh dari negera-negara lain di bidang olahraga. Kondisi ini harus menjadi cambuk bagi Indonesia untuk mengejar ketertinggalannya dengan selalu melakukan pembinaan terhadap para atlet.
Pilihan Redaksi
IndexAkhmad Munir Terima Laporan Konkernas PWI 2026, Siap Sinkronisasi AD/ART Organisasi
Judi Online di Indonesia: Regulasi, Dampak Sosial-Ekonomi, dan Statistik
Ustadz Hendri K Kupas Kunci Rumah Tangga Samawa di Masjid Al-Jihad Pekanbaru
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Akhmad Munir Terima Laporan Konkernas PWI 2026, Siap Sinkronisasi AD/ART Organisasi
Senin, 09 Maret 2026 - 14:07:00 Wib Umum
Hadapi Tantangan Pemilu, Guru Besar STIK Ingatkan Media Waspada Misinformasi dan AI
Ahad, 08 Maret 2026 - 14:32:24 Wib Umum
Ketua SMSI Riau Hadiri Rapimnas di Jakarta, Bahas Nasib Media Digital Pasca Pertemuan Prabowo-Trump
Ahad, 08 Maret 2026 - 14:09:00 Wib Umum
SMSI Ingatkan Kedaulatan Digital RI Terancam Usai Kesepakatan ART Prabowo-Trump
Ahad, 08 Maret 2026 - 13:59:10 Wib Umum