Kepala dinas peternakan Riau Ir Marzuki Husin, Selasa(19/9) disela-sela “Seminar Integrasi Lembu-Kelapa Sawit” dengan kerjasama Malaysia dan Indonesia mengatakan, tahap awal untuk investasi 5.000 ekor sapi, perusahaan tersebut akan mengeluarkan dana Rp 25 miliar lebih.
“Dalam pekan depan mereka akan mengajukan izin impor dan tempat yang akan digunakan disekitar Kabupaten Siak,” ujarnya. Untuk 5.000 ekor sapi tersebut, perusahaan itu akan mengembangkan sistem integrasi dan memerlukan lahan yang luasnya mencapai 16.000 hektare. “Lahannya sudah ada, mudah-mudahan sistem ini akan berhasil diterapkan di Riau,” katanya.
Ditambahkan, jika sistem ini berhasil dikembangkan, Riau tidak perlu mendatangkan daging dari daerah lain, karena selama ini hampir 70 persen kebutuhan daging di Riau berasal dari daerah lain.
“Kemampuan Riau menyediakan kebutuhan daging, baru 30 persen, 70 persennya masih kita ambil dari provinsi tetangga,” tuturnya.
Berminatnya perusahaan Malaysia mengembangkan sistem tersebut di Riau, karena sampai saat ini kebutuhan daging di negara itu belum mencukupi, selain itu di Malaysia masih dihantui dengan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
"Di dunia ini cuma ada lima negara yang bebas PMK, salah satunya adalah Indonesia, karena bebas PMK kita bisa ekspor dan impor, sebaliknya tidak bisa demikian," katanya.
Malaysia Kembangkan Integrasi Lembu-Kelapa Sawit Di Riau
Kiki
Selasa, 19 September 2006 - 13:57:18 WIB
Pekanbaru - Satu perusahaan dari negara “jiran” Malaysia berminat menanamkan investasinya untuk mengembangkan usaha dengan sistem integrasi lembu-kelapa sawit di Riau. Tahap awal perusahaan itu akan mengembangkan 5.000 ekor sapi.
Pilihan Redaksi
IndexSMSI Riau dan DJP Gelar Pelatihan Coretax, Tingkatkan Kemandirian Pelaporan Pajak
Digitalisasi UMKM dan Kesiapan Nyata
Kecerdasan Buatan (AI) di Indonesia: Peluang dan Tantangan
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Gebrakan Teknologi, Indosat Hadirkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara pada MWC 2026
Senin, 02 Maret 2026 - 22:32:47 Wib Ekonomi & Bisnis
Bangga! Indonesia Punya Sahabat-Al, Platform Al Berbasis Aplikasi yang Paling Ngerti, Paling Indonesia
Kamis, 26 Februari 2026 - 22:23:34 Wib Ekonomi & Bisnis
Kenyamanan dan Fitur Keselamatan Jadi Magnet, Pengunjung IIMS 2026 Ramai-ramai Jajal The All New Kia Carens
Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:06:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Lindungi Pejuang Ramadan dari Penipuan Digital, IM3 Luncurkan Fitur SATSPAM+ Berbasis AIvolusi5G
Jumat, 13 Februari 2026 - 13:48:40 Wib Ekonomi & Bisnis