HPN 2026 Banten Beri Dampak Nyata, Sektor Ekonomi Lokal dan UMKM Alami Peningkatan Signifikan

HPN 2026 Banten Beri Dampak Nyata, Sektor Ekonomi Lokal dan UMKM Alami Peningkatan Signifikan
Wartawan seluruh Indonesia di antara Stand UMKM masyarakat Banten di lokasi acara di KP3B Serang.

KOTA SERANG (RiauInfo) – Idham Maulana, salah satu pengemudi ojek online asal Kragilan, tampak bahagia dengan banyaknya orderan yang masuk, di mana ia mengaku pendapatannya meningkat signifikan karena tingginya frekuensi pesanan menuju lokasi acara atau hotel tempat para delegasi menginap. Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dipusatkan di Provinsi Banten ini menjadi berkah tersendiri bagi para pekerja sektor transportasi non-formal di wilayah Serang dan sekitarnya.

Peningkatan pendapatan ini ternyata tidak hanya dirasakan oleh para pengemudi ojek online, tetapi juga menyentuh pelaku UMKM di sekitar hotel dan lokasi utama acara. Para pedagang lokal terlihat antusias menawarkan berbagai produk unggulan serta kuliner khas Banten kepada ribuan wartawan yang datang dari seluruh pelosok Indonesia. Denyut nadi ekonomi masyarakat Banten benar-benar terasa lebih kencang seiring dengan berlangsungnya agenda nasional tersebut.

Lapangan Masjid Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, menjadi saksi bisu puncak perayaan HPN 2026 yang jatuh pada Senin (9/2/2026). Sejak pagi hingga malam hari, kawasan pusat pemerintahan tersebut tidak hanya dipenuhi oleh insan pers, tetapi juga diramaikan dengan berbagai pagelaran kebudayaan, diskusi intelektual, serta geliat transaksi ekonomi masyarakat lokal yang sangat dinamis.

Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat

Mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, rangkaian perhelatan HPN 2026 di Banten yang berlangsung sejak tanggal 6 Februari ini terasa jauh lebih dari sekadar agenda seremonial tahunan. Kegiatan ini menjelma menjadi ruang kolaborasi yang nyata antara insan pers, pemerintah daerah, dunia usaha, kalangan akademisi atau mahasiswa, hingga masyarakat umum yang turut merasakan dampak positifnya.

Beragam kegiatan edukatif dan kreatif turut mewarnai kemeriahan HPN 2026 di Tanah Jawara ini. Mulai dari Seminar Anugerah Jurnalistik Adinegoro dan Workshop Fotografi Jurnalistik yang diperuntukkan bagi mahasiswa, hingga pembukaan pentas budaya dan hiburan rakyat. Pameran UMKM yang menampilkan produk-produk kerajinan serta makanan khas Banten juga menjadi daya tarik utama bagi para tamu undangan.

Selain itu, pameran pers dan gerai Dewan Pers juga menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung, khususnya generasi muda yang memiliki ketertarikan untuk mengenal lebih dekat mekanisme kerja dunia jurnalistik. Kehadiran berbagai elemen ini mempertegas bahwa HPN merupakan pesta rakyat yang mampu menyatukan berbagai lapisan kepentingan dalam satu semangat persatuan.

Diskusi Strategis dan Isu Nasional

Sisi intelektual perhelatan ini juga diperkuat dengan adanya diskursus strategis melalui Seminar Proyek Strategis Nasional (PSN) serta Seminar Sport Tourism Banten. Agenda lainnya mencakup Seminar KEK BSD dan Kawasan Ekonomi Khusus Banten, Konvensi Nasional Media Massa, hingga Dialog Kebudayaan yang dihadiri langsung oleh Menteri Kebudayaan untuk membahas arah kebijakan literasi dan budaya bangsa.

Nuansa kebersamaan antar-insan pers semakin kental terasa lewat agenda Silaturahmi Wartawati se-Indonesia (IKWI), aksi bakti sosial, hingga Malam Anugerah SIWO Award. Selain itu, terdapat pula kegiatan peluncuran dan bedah buku serta workshop intensif bagi mahasiswa untuk melatih keterampilan mereka dalam menyajikan produk jurnalistik yang berkualitas dan sesuai dengan kaidah kode etik.

Namun, di balik megahnya panggung utama dan diskusi formal para petinggi media, cerita paling menarik justru datang dari interaksi ekonomi di luar area utama. Perhelatan skala nasional ini terbukti membawa dampak finansial yang nyata dan langsung bagi warga sekitar, terutama dalam hal peningkatan taraf hidup selama acara berlangsung.

Okupansi Hotel dan Geliat Transportasi

Sektor perhotelan di Kota Serang mencatat adanya lonjakan okupansi yang sangat signifikan dibandingkan hari-hari biasanya. Seorang pengemudi mobil buggy yang bertugas membantu mobilitas tamu di hotel Le Dian dan Le Semar mengungkapkan rasa syukurnya atas keramaian yang terjadi. Ia menyebutkan bahwa kehadiran ribuan tamu wartawan merupakan angin segar bagi bisnis jasa akomodasi.

“Alhamdulillah, bang. Senang banget lihat hotel penuh,” ujarnya dengan wajah berseri. Ia mengaku, sejak adanya kebijakan efisiensi di berbagai sektor, tingkat hunian hotel sempat mengalami penurunan yang cukup terasa. Namun, dengan adanya gelaran HPN 2026, aktivitas di lingkungan hotel kembali hidup dan memberikan kepastian pendapatan bagi para pekerjanya.

Kondisi serupa dialami oleh Roni, seorang pedagang sate yang biasa mangkal tidak jauh dari lokasi acara di KP3B. Selama beberapa hari terakhir, ia harus menambah stok dagangannya karena selalu habis terjual. “Pembelinya kebanyakan dari bapak-bapak dan ibu-ibu wartawan. Alhamdulillah, jualan naik drastis dari hari biasa,” kata Roni saat ditemui di sela-sela melayani pelanggan.

Kembali ke Idham Maulana, sang pengemudi ojek online, ia bahkan sering bercanda dengan penumpangnya karena saking seringnya membawa awak media. “Mas-mas ini wartawan ya?” tanyanya sambil tertawa saat menjemput pelanggan. Idham merasa terbantu karena selain orderan melimpah, kondisi lalu lintas di Serang tetap terkendali sehingga ia bisa menyelesaikan lebih banyak pesanan dalam sehari.

HPN 2026 Banten pun membuktikan bahwa pers bukan hanya sekadar pilar keempat demokrasi dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga motor penggerak ekonomi dan perekat kebudayaan bangsa. Di Kota Serang, perayaan ini meninggalkan kesan mendalam bahwa pers yang sehat memang mampu menghadirkan manfaat yang nyata bagi kedaulatan ekonomi bangsa dan kesejahteraan masyarakat luas.

 

 

Berita Lainnya

Index