PEKANBARU (RiauInfo) — PT. Chevron Pacific Indonesia (Chevron) mengadakan kegiatan diskusi bersama para pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan kualitas Program Bank Sampah di Kelurahan Pematang Pudu, Mandau. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pondok Oleh-Oleh Duri pada hari Kamis, 22 September 2016. Selain perwakilan masyarakat, kegiatan ini juga dihadiri oleh para nasabah bank sampah, perwakilan Asosiasi Pengusaha Daur Ulang Plastik Indonesia (APDUPI), Kelompok Pematang Pudu Bersih, perwakilan media lokal serta para mitra kerja Chevron di antaranya Yayasan Sahabat Cipta dan Yayasan Kumala.
Diskusi tersebut bertujuan untuk mendapatkan masukan dan dukungan masyarakat guna pengembangan Program Bank Sampah. Beberapa masukan yang diberikan antara lain perlunya menyempurnakan rencana usaha; membuat target bulanan sampah yang akan dikelola atau dijual; memilah jenis sampah tertentu untuk menaikkan nilai jual; memperkuat jaringan pemasaran serta membuka jaringan pemasaran ke pemasok lain.
Abdul Azis, yang hadir mewakili Lurah Pematang Pudu, menyambut positif dan mendukung program ini. “Kami berharap Program Bank Sampah semakin berkembang. Tidak hanya ada di tiga rukun warga (RW) yaitu RW 2, 15 dan 16, tetapi juga ke seluruh 17 RW di Kelurahan Pematang Pudu,” ujar Abdul. Dia pun menyatakan pihak kelurahan siap menjadi mediator ke masyarakat untuk kegiatan sosialisasi tentang nilai ekonomis dari pengelolaan sampah.
Mewakili manajemen Chevron, di tempat terpisah Manager Komunikasi Prasasti Asandhimitra memberikan apresiasi kepada para pihak atas kontribusi dan saran konstruktif yang diberikan dalam diskusi bersama. Prasasti berharap partisipatif masyarakat terus berlanjut untuk menyukseskan tujuan program ini, yaitu mewujudkan lingkungan sehat dan mandiri. Program yang bergulir sejak tahun 2015 ini, lanjut Prasati, mengadakan berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat dengan konsep menjaga kebersihan lingkungan, di antaranya kegiatan sosialisasi dan jalan santai sembari memungut sampah di jalan.
Program Bank Sampah merupakan salah satu program investasi sosial Chevron di bidang lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan sehat dan bersih sekaligus menambah pendapatan masyarakat melalui hasil penjualan limbah rumah tangga yang dijual kepada bank sampah. Saat ini, Program Bank Sampah memiliki sekitar 105 nasabah yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga, pelajar maupun karyawan.
Chevron Gelar Diskusi Bersama Sukseskan Program Bank Sampah di Pematang Pudu
Anthony Harry
Kamis, 22 September 2016 - 15:47:17 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) — PT. Chevron Pacific Indonesia (Chevron) mengadakan kegiatan diskusi bersama para pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan kualitas Program Bank Sampah di Kelurahan Pematang Pudu, Mandau. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pondok Oleh-Oleh Duri pada hari Kamis, 22 September 2016. Selain perwakilan masyarakat, kegiatan ini juga dihadiri oleh para nasabah bank sampah, perwakilan Asosiasi Pengusaha Daur Ulang Plastik Indonesia (APDUPI), Kelompok Pematang Pudu Bersih, perwakilan media lokal serta para mitra kerja Chevron di antaranya Yayasan Sahabat Cipta dan Yayasan Kumala.
Diskusi tersebut bertujuan untuk mendapatkan masukan dan dukungan masyarakat guna pengembangan Program Bank Sampah. Beberapa masukan yang diberikan antara lain perlunya menyempurnakan rencana usaha; membuat target bulanan sampah yang akan dikelola atau dijual; memilah jenis sampah tertentu untuk menaikkan nilai jual; memperkuat jaringan pemasaran serta membuka jaringan pemasaran ke pemasok lain.
Abdul Azis, yang hadir mewakili Lurah Pematang Pudu, menyambut positif dan mendukung program ini. “Kami berharap Program Bank Sampah semakin berkembang. Tidak hanya ada di tiga rukun warga (RW) yaitu RW 2, 15 dan 16, tetapi juga ke seluruh 17 RW di Kelurahan Pematang Pudu,” ujar Abdul. Dia pun menyatakan pihak kelurahan siap menjadi mediator ke masyarakat untuk kegiatan sosialisasi tentang nilai ekonomis dari pengelolaan sampah.
Mewakili manajemen Chevron, di tempat terpisah Manager Komunikasi Prasasti Asandhimitra memberikan apresiasi kepada para pihak atas kontribusi dan saran konstruktif yang diberikan dalam diskusi bersama. Prasasti berharap partisipatif masyarakat terus berlanjut untuk menyukseskan tujuan program ini, yaitu mewujudkan lingkungan sehat dan mandiri. Program yang bergulir sejak tahun 2015 ini, lanjut Prasati, mengadakan berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat dengan konsep menjaga kebersihan lingkungan, di antaranya kegiatan sosialisasi dan jalan santai sembari memungut sampah di jalan.
Program Bank Sampah merupakan salah satu program investasi sosial Chevron di bidang lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan sehat dan bersih sekaligus menambah pendapatan masyarakat melalui hasil penjualan limbah rumah tangga yang dijual kepada bank sampah. Saat ini, Program Bank Sampah memiliki sekitar 105 nasabah yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga, pelajar maupun karyawan.
Pilihan Redaksi
IndexPWI Riau dan Polda Riau Perkuat Kemitraan serta Kompetensi Wartawan
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pertamax Turbo Tembus Rp19.600
XLSMART Mulai Bahas Teknis Aturan Sisa Kuota Internet dengan ATSI
Komdigi Resmi Lindungi Sisa Kuota Internet, Operator Dilarang Menghanguskan
Aster Masuk Bisnis Avtur Singapura, Bidik Pasokan ke Bandara Changi
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan
PWI Riau Bagikan 10 Ribu Masker di Tengah Kabut Asap Pekanbaru
Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:30:00 Wib Lingkungan
Sekolah Pekanbaru Daring 26-28 Agustus, Imbas Kualitas Udara Memburuk
Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:54:00 Wib Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan