Oknum masyarakat yang sering dijuluki "joki beras" tersebut mendapat persenan dari oknum pedagang dari pekerjaannya "membeli" beras OP tersebut. Sebab melalui kegiatan seperti ini, oknum pedagang mendapatkan beras dengan harga murah.
Hanya saja akibat ulah mereka, masyarakat banyak jadi dirugikan. Karena beras OP yang seharusnya diperuntukkan buat masyarakat tak mampu, ketersediaannya jadi sangat terbatas, karena sebagiannya jatuh ke tangan oknum pedagang.
Hal ini telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat di Pekanbaru. "Tidak hanya masyarakat saja yang resah, kami juga ikut prihatin atas ulah para pedagang yang memanfaatkan joki beras itu," ungkap Kabid Pelayanan Publik Bulog Riau, Drs Djaman Rambey di Pekanbaru.
Untuk itu, pihaknya telah berusaha keras dalam menghadapi praktik perjokian beras OP itu. Salah satunya dengan menjalin kerjasama dengan pihak kepolisian, kelurahan dan pihak kecamatan.
"Tanpa bekerjasama dengan pihak kepolisian dan pihak pemerintahan, akan sulit mengantisipasi praktik joki tersebut, karena personil kami di lapangan sangat terbatas jumlahnya," ungkap dia.
Disamping itu, pihaknya juga telah membuat kebijakan dengan membatasi penjualan untuk setiap orang pembeli, yakni hanya 13,5 kg per orang. Selain itu setiap pembli juga harus dilengkapi kupon yang dikeluarkan oleh kelurahan.
Dengan adanya sistem seperti ini diharapkan tidak semua orang bisa membeli beras, dan pembelian beras tidak bisa dilakukan secara berulang-ulang. "Cara ini bisa menghilangkan praktik joki beras," ujarnya lagi.(Ad)
Joki Beras Sempat Meresahkan Masyarakat Pekanbaru
Kiki
Senin, 26 Februari 2007 - 07:34:29 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Saat ini setiap Bulog mengadakan Operasi Pasar (OP) di Pekanbaru, selalu muncul oknum masyarakat tertentu yang datang membeli beras OP. Beras tersebut bukannya untuk keperluan keluarganya, namun diserahkan kepada oknum pedagang tertentu.
Pilihan Redaksi
IndexMasuri Hadiri Pertemuan Presiden Prabowo dengan Seluruh Ketua KADIN Indonesia
Menteri Bappenas Apresiasi SIEXPO 2026, Bahas Masa Depan Industri Sawit
Fun Pingpong Competition Pererat Sinergi SKK Migas, EMP, dan PWI Riau
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Menteri Bappenas Apresiasi SIEXPO 2026, Bahas Masa Depan Industri Sawit
Kamis, 30 Juli 2026 - 22:05:45 Wib Ekonomi & Bisnis
Kolaborasi dan Sinergi PWI Riau-Sambu Group Perkuat Industri Kelapa
Kamis, 30 Juli 2026 - 06:41:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Raup Rp30,7 Triliun, AI Dongkrak Trafik Data Central Sumatra 26%
Selasa, 28 Juli 2026 - 22:04:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Bukukan Laba Bersih Rp3,25T, Genjot AI dan Investasi 5G
Selasa, 28 Juli 2026 - 17:56:00 Wib Ekonomi & Bisnis