Sehubungan hal itu pihak Disperindag Riau telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) guna diberikan kemudahan dalam kredit kepada para UKM di Riau. Dengan adanya kredit ini diharapkan para UKM itu bisa berkembang dengan pesat.
Kepala Disperindag Riau Drs H Ruslaini Rahman di Pekanbaru Jumat (2/3) mengatakan, jika nantinya sudah ada kemudahan kredit dari BI, pihak UKM juga diharapkan untuk tidak segan-segan mendapatkan kredit itu.
Selama ini diakuinya, banyak UKM yang masih ragu dan takut dalam mengutang kepada bank. Padahal agar dapat lebih maju dalam mengembangkan usahanya, mereka harus berani mengambil kredit di bank.
''Dengan adanya kredit, maka UKM akan termotivasi membayarnya, dan itu akan membuat mereka lebih berusaha dengan keras. Sebab kalau dibantu terus, kapan mereka akan maju,'' ujarnya.
Dia mengatakan, di beberapa negara yang sedang berkembang lainnya, geliat UKM bisa dikatakan sudah sangat maju. Di Vietnam, misalnya, UKMnya sangat cepat berkembang. Kalau Indonesia, khususnya Riau lambat mengejar ketertinggalan, maka UKM di negeri ini akan tertinggal terus.
Menurut dia, bahwa UKM tak hanya di bidang perdagangan saja, melainkan juga bidang lainnya seperti pertanian, perikanan, perkebunan dan lainnya. Namun di beberapa negara, usaha seperti ini berkembang sangat pesat. Pertanian tak lagi menggunakan tenaga manual, namun rata-rata sudah dengan hand tractor.(Ad)
Banyak UKM di Riau Takut Pinjam Uang di Bank
Kiki
Jumat, 02 Maret 2007 - 01:26:00 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Lambannya kemajuan yang dialami oleh usaha kecil menengah (UKM) di Riau selama ini, faktor utamanya disebabkan oleh masalah modal. Para pengusaha UKM di Riau sering kesulitan dalam mendapatkan modal untuk mengembangkan usahanya.
Pilihan Redaksi
IndexKadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi, MoU Disiapkan di Rapimprov
Jarwansyah: Lelaki Yang Mengurus Kehidupan Setelah Bencana
Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun di Himbara Diperpanjang hingga Juli 2027
APBN 2026 Tetap Kuat, Defisit Agustus Hanya 0,93% PDB
Pertamina: 95 Persen SPBU Sudah Salurkan Biosolar B50
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Kadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi, MoU Disiapkan di Rapimprov
Senin, 21 September 2026 - 10:11:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun di Himbara Diperpanjang hingga Juli 2027
Ahad, 20 September 2026 - 15:00:34 Wib Ekonomi & Bisnis
APBN 2026 Tetap Kuat, Defisit Agustus Hanya 0,93% PDB
Ahad, 20 September 2026 - 14:44:35 Wib Ekonomi & Bisnis
Pertamina: 95 Persen SPBU Sudah Salurkan Biosolar B50
Ahad, 20 September 2026 - 10:36:25 Wib Ekonomi & Bisnis