Di kalangan kedokterkan hal tersebut diistilahkan sebagai Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Namun selama ini persentase kejadian KIPI tersebut sangat kecil.
Kepala Sub Dinas Pelayanan Kesehatan dan Gizi Diskes Riau, drg Buharnuddin Agung MM dalam keterangannya di Pekanbaru mengatakan, KIPI bukan suatu kejadian yang harus ada pada pelaksanaan imunisasi.
Menurut dia, dari sekian ribu orang yang mendapatkan imunisasi, ada yang terjadi demikian. "Ini merupakan hal manusiawi di dalam kehidupan dan pelayanan kesehatan kita," ungkapnya lagi.
Namun demikian, dia minta masyarakat untuk tidak khawatir karena petugas yang melakukan imunisasi sudah terlatih. Jika nantinya muncul sesuatu yang tidak diinginbkan karena kesalahan petugas, akan ada tindakan dari tim.
Di Riau sendiri sudah ada Komda KIPI yang timnya terdiri dari dokter-dokter ahli. "Makanya kepada masyarakat agar segera melaporkan ke Komda KIPI bila terjadi hal-hal yang tidak diingini setelah imunisasi," ungkapnya.(Ad)
Tapi Masyarakat Diminta Tidak Khawatir
Kiki
Senin, 05 Maret 2007 - 08:03:24 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Pihak Dinas Kesehatan (Diskes) Riau mengakui imunisasi untuk perorangan berupa suntikan bisa berdampak negatif, seperti terjadinya elergi, skunder infeksi, pendarahan yang sulit dihentikan dan sebagainya.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum
Bambang Pacul Puji Wartawan di Hadapan PWI: Pencerah Dunia Ketiga Setelah Matahari dan Rembulan
Kamis, 15 Januari 2026 - 11:13:00 Wib Umum
Hasil Evaluasi Pelayanan Publik 2025: Pemprov Riau Sabet Predikat A-, Pelalawan Masih Perlu Berbenah di Posisi B-
Sabtu, 10 Januari 2026 - 22:48:00 Wib Umum