Lembaga internasional tersebut yakni International Development Bank (IDB) yang sebelumnya telah menyatakan kesediaannya untuk mengucurkan dana guna pembangunan jalan tersebut. Namun karena masalah ganti rugi lahan masyarakat tidak juga tuntas-tuntasnya, maka IDB membatalkan bantuannya.
Akibatnya dana bantuan dari IDB tersebut tidak bisa diharapkan lagi. Jika memang tetap ingin melanjutkan pembangunan jalan tersebut, maka pemerintah daerah harus mencari dana lain. Atau alternatif lain, jalan tersebut tetap dibiarkan centang perenang seperti sekarang ini.
Kepala Dinas Kimpraswil Riau Lukman Abbas dalam keterangannya di Pekanbaru mengatakan pihaknya tetap akan melakukan pembangunan terhadap jalan tersebut. "Karena jalan tersebut merupakan jalan nasional, maka kami akan berusaha mendapatkan dana dari APBN," ujarnya.
Dari APBN pada tahun 2007 ini dianggarkan dana sebesar Rp10 M. Selain dari APBN, ada juga dari APBD Riau, namun dia tak ingat angkanya. Karena dana yang tersedia tidak besar, maka untuk pembangunan jalan ini mau tak mau jalan tak bisa dibangun sekaligus, melainkan harus diangsur.
Lukman dengan tegas menyatakan bahwa dalam masalah pembebasan lahan ini ada yang 'berkhianat' kepada pemerintah. Hal ini terkait dengan ganti rugi yang tidak selesai. Ada yang melaporkan kepada IDB bahwa ganti rugi lahan untuk pembebasan lahan pelebaran jalan ini hanya separuh dari NJOP (nilai jual objek pajak).
Akibatnya, bank dunia ini tak bersedia mengucurkan dana sebesar Rp88 miliar untuk membuat jalan dan melebarkannya ini. "Memang sebelumnya mereka itu meminta dua kali lipat dari NJOP. Ada beberapa orang yang begitu" ujarnya.
Selain Jalan Soekarno-Hatta (Arengka), untuk tahun 2007 ini Jalan Yos Sudarso juga menjadi perhatian. Untuk itu diminta pada pemerintah kota untuk segera melakukanpembebasan lahannya.(Ad)
Lembaga Internasional Batal Bantu Proyek Jalan Soekarno-Hatta
Kiki
Sabtu, 10 Maret 2007 - 07:09:04 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sikap kurang tegas Pemko Pekanbaru dalam menyelesaikan masalah ganti rugi lahan yang terkena proyek pembangunan Jalan Soekarno-Hatta (Arengka) berakhir menyedihkan. Sebuah Lembaga Internasional yang sebelumnya akan memberikan pinjaman dana, telah menyatakan batal membantu proyek tersebut.
Pilihan Redaksi
IndexSMSI Riau dan DJP Gelar Pelatihan Coretax, Tingkatkan Kemandirian Pelaporan Pajak
Digitalisasi UMKM dan Kesiapan Nyata
Kecerdasan Buatan (AI) di Indonesia: Peluang dan Tantangan
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Gebrakan Teknologi, Indosat Hadirkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara pada MWC 2026
Senin, 02 Maret 2026 - 22:32:47 Wib Ekonomi & Bisnis
Bangga! Indonesia Punya Sahabat-Al, Platform Al Berbasis Aplikasi yang Paling Ngerti, Paling Indonesia
Kamis, 26 Februari 2026 - 22:23:34 Wib Ekonomi & Bisnis
Kenyamanan dan Fitur Keselamatan Jadi Magnet, Pengunjung IIMS 2026 Ramai-ramai Jajal The All New Kia Carens
Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:06:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Lindungi Pejuang Ramadan dari Penipuan Digital, IM3 Luncurkan Fitur SATSPAM+ Berbasis AIvolusi5G
Jumat, 13 Februari 2026 - 13:48:40 Wib Ekonomi & Bisnis