Keraguan ini muncul karena investor tentunya akan memperhitungkan segi untung rugi dari proyek yang akan dibangunnya. Sedangkan selama ini arus lalu lintas antara Pekanbaru-Dumai boleh dikatakan masih sangat rendah.
Bahkan kalau dibandingkan dengan arus lalu lintas Pekanbaru-Sumbar, kepadatannya sangat tidak sebanding. Dengan masih sangat rendahnya arus lalulintas itu, maka investor tentunya akan melihat proyeknya diragukan bakal memberikan keuntungan.
Hal itu diakui Ketua Komisi D DPRD Riau Helmi Burman yang mengatakan sebenarnya membangun jalan tol Pekanbaru-Dumai itu dipastikan akan rugi. Karenanya sampai saat ini tidak ada investor yang berminat membangunnya.
Padahal telah beberapa investor yang melakukan peninjauan dan melakukan survey ke lapangan bahkan ada yang telah menyepakatinya dalam bentuk MoU, tetap selalu batas. "Mereka melihat proyek ini pasti kerugikan," ujarnya.
Bahkan tender yang telah dibuka pemerintah pusat untuk pembangunan jalan tol itu kurang peminatnya. "Kalau investor tidak ada berminat ya bagaimana lagi, tidak mungkin pemerintah daerah yang membangunnya," ujarnya.(Ad)
Minat Investor Masih Sangat Diragukan
Kiki
Kamis, 22 Maret 2007 - 13:00:18 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Meski sudah ada kesepakatan antara Pemprov Riau dengan sejumlah kabupaten/kota untuk membebaskan lahan yang akan dijadikan proyek jalan tol Pekanbaru-Dumai, namun minat investor untuk membangun jalan tersebut masih diragukan.
Pilihan Redaksi
IndexKadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi, MoU Disiapkan di Rapimprov
Jarwansyah: Lelaki Yang Mengurus Kehidupan Setelah Bencana
Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun di Himbara Diperpanjang hingga Juli 2027
APBN 2026 Tetap Kuat, Defisit Agustus Hanya 0,93% PDB
Pertamina: 95 Persen SPBU Sudah Salurkan Biosolar B50
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Kadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi, MoU Disiapkan di Rapimprov
Senin, 21 September 2026 - 10:11:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun di Himbara Diperpanjang hingga Juli 2027
Ahad, 20 September 2026 - 15:00:34 Wib Ekonomi & Bisnis
APBN 2026 Tetap Kuat, Defisit Agustus Hanya 0,93% PDB
Ahad, 20 September 2026 - 14:44:35 Wib Ekonomi & Bisnis
Pertamina: 95 Persen SPBU Sudah Salurkan Biosolar B50
Ahad, 20 September 2026 - 10:36:25 Wib Ekonomi & Bisnis