Kerusakan hutan itu terutama terjadi di sekitar Dusun Ampaian Rotan dan Dusun Kampung Baru. Daerah ini memang sejak dulu selalu menjadi sasaran para perambah hutan dan pelaku ilegal logging.
Kepala Dinas Kehutanan Rohil Drs H Wan Achmad Syaiful belum lama ini telah melakukan peninjauan langsung ke kedua dusun yang banyak ditemukan hutan yang rusak itu. "Saya memang telah menemukan adanya kawasan hutan yang rusak itu, ujarnya.
Menurut Achmad Syaiful peninjauan di kedua lokasi itu merupakan tindaklanjut dari laporan bahwa adanya kerusakan hutan di Kecamatan Bagansinembah. "Berawal dari informasi warga masyarakat itu sendiri, akhirnya kami langsung turun ke lokasi," jelasnya.
Di lokasi, ternyata kawasan hutan khususnya di Kepenghuluan Bagansinembah yang telah rusak itu mencapai ribuan hektare. Kalau kita perkirakan, kawasan hutan di Bagansinembah yang sudah rusak sudah mencapai sekitaran 1600 hektare lebih," terang Achmad Syaiful kembali.
Dirinya juga menyebutkan, bahwa kerusakan hutan yang ada di dua lokasi tersebut diduga sudah lama terjadi. Menurut hasil pantauannya di lapangan itu, memang kerusakan kawasan hutan yang ada di Kepenghuluan Bagansinembah itu sendiri memang sudah lama terjadi," ungkapnya.(Ad)
Akibat Ulah Tangan-Tangan Tak Bertanggungjawab
Kiki
Ahad, 08 April 2007 - 12:13:09 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Aktifitas pengrusakan hutan di Riau sampai saat ini masih terus berlangsung. Bahkan berdasarkan data dari Dinas Kehutanan Rokanhilir (Rohil), luas hutan di Rohil sendiri yang kini mengalami rusak parah sudah mencapai 1.600 hektar.
Pilihan Redaksi
IndexKonflik Petani Kelapa Inhil Berlarut 9 Tahun, DPR Desak Pemerintah Bertindak
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Prioritaskan 3T
INA: Energi Jadi Kunci Investasi Data Center AI di Indonesia
Pemerintah Alihkan 60 Persen Kendali Whoosh, Utang Jadi Sorotan
Kabut Asap Riau Adalah Kejahatan Lingkungan yang Terus Berulang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan