Kecaman itu muncul karena tindakan Polda Riau dalam mempenrauhi iklim berinvestasi di Riau. Sebab dengan tindakan tersebut para investor yang akan menanamkan modalnya di daerah ini sangat mempertimbangkan lagi keinginan berinvestasi disini.
Sementara itu Deputi Direktur PT Riaupulp Fakhrunnas MA Jabbar sendiri ketika ditemui RiauInfo Rabu (11/4) di Pekanbaru tidak bersedia berkomentar banyak tentang tudingan Polda Riau itu. Dia mengatakan Riaupulp tidak mungkin melakukan tindakan tersebut, karena selama ini perusahaan telah berusaha taat pada hukum terlaku.
"Selama ini kami sudah punya komitmen untuk menjadikan Riaupulp sebagai perusahaan yang taat terhadap hukum yang berlaku di Indonesia," ungkapnya. Jadi menurut dia, jika ada tudingan-tudingan semacam itu, semuanya akan diserahkan kepada proses hukum.
Riaupulp menurut Fakhrunnas lagi akan menyerahkan sepenuhnya masalah ini secara hukum. "Kita tetap komitmen untuk taat pada hukum yang berlaku. Makanya semua tuduhan itu kita serahkan saja pada proses hukum yang berlangsung saat ini," tambah dia lagi.(Ad)
Pihak Riaupulp Serahkan Kepada Proses Hukum
Kiki
Rabu, 11 April 2007 - 09:41:06 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Penangkapan yang dilakukan pihak POlda Riau terhadap sejumlah kayu yang diduga ilegal di areal PT RiauPulp beberapa waktu lalu ditanggapi secara beragam oleh banyak pihak. Ada yang mendukung tindakan dari Polda Riau itu, tapi sebaliknya ada yang mengecamnya.
Pilihan Redaksi
IndexPanitia Rapimprov Kadin Riau Kebut Persiapan Menuju 24 September
HUT RI ke-81 di Kedungsari Meriah Bertabur Hadiah, Pemuda RW 02 Jadi Penggerak Kegiatan
Ombudsman Nilai Pelayanan Publik Imigrasi Pekanbaru
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan
Menuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Hukrim
KPK Tetapkan Bupati Kuansing, Sekda, dan Direktur PT MIS sebagai Tersangka Suap Jabatan
Rabu, 01 Juli 2026 - 19:17:00 Wib Hukrim
Rida K Liamsi Mengaku Dizalimi, Tuntut Hak dan Keadilan di Riau Pos
Selasa, 30 Juni 2026 - 18:21:09 Wib Hukrim