Kini para petani kelapa di daerah ini malah sudah mulai bisa tersenyum gembira karena harga buah kelapa terus merangkak naik. Bahkan kabarnya harga buah kelapa telah naik sampai 100 persen.
Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Inhil, Drs H Syafrinal Hedy MM ketika dihubungi membenarkan mulai naiknya harga buah kelapa di Inhil. "Ini tentunya jadi angin segar bagi petani kelapa disini," ujarnya.
Dikatakannya dengan naiknya harga buah kelapa ini, para petani kelapa di Inhil diharapkan semakin bersemangat untuk mengusus kebunnya. Selama ini menurut dia, cukup banyak kebun kelapa tidak diurus.
Akibat tidak diurusnya kebun kelapa itu, sekitar 60 persen kebun kelapa di Inhil dalam keadaan kritis dan tidak produktif. "Jadi dengan adanya kenaikan harga buah kelapa ini, diharapkan petani kembali mau lebih serius mengurusnya," tambahnya.
Dalam upaya memperbaiki dan menyelamatkan sebagian besar kebun kelapa yang saat ini dalam keadaan kritis itu, pihaknya telah memprogramkan pembangunan infrastruktur, seperti pembuatan tanggul, pintu air dan pintu klep serta saluran air.
"Langkah ini perlu segera dilakukan, karena kalau tidak, dipastikan akan semakin banyak lahan kebun kepala yang kritis," ujarnya. Dengan semakin membaiknya harga buah kelapa, diharapkan semua pihak bersemangat untuk mengurus kebun kelapa di Inhil(Ad)
Petani Kelapa di Inhil Mulai Tersenyum Gembira
Kiki
Selasa, 17 April 2007 - 08:28:27 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Setelah selama ini para petani kepala di Indragiri Hilir berduka karena terus anjloknya harga buah kelapa di daerah ini, keadaannya kini sudah mulai berubah.
Pilihan Redaksi
IndexKadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi, MoU Disiapkan di Rapimprov
Jarwansyah: Lelaki Yang Mengurus Kehidupan Setelah Bencana
Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun di Himbara Diperpanjang hingga Juli 2027
APBN 2026 Tetap Kuat, Defisit Agustus Hanya 0,93% PDB
Pertamina: 95 Persen SPBU Sudah Salurkan Biosolar B50
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Kadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi, MoU Disiapkan di Rapimprov
Senin, 21 September 2026 - 10:11:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun di Himbara Diperpanjang hingga Juli 2027
Ahad, 20 September 2026 - 15:00:34 Wib Ekonomi & Bisnis
APBN 2026 Tetap Kuat, Defisit Agustus Hanya 0,93% PDB
Ahad, 20 September 2026 - 14:44:35 Wib Ekonomi & Bisnis
Pertamina: 95 Persen SPBU Sudah Salurkan Biosolar B50
Ahad, 20 September 2026 - 10:36:25 Wib Ekonomi & Bisnis