PEKANBARU (RiauInfo) - Kota Pekanbaru dipastikan akan sulit berkembang menjadi kota metropolis setingkat Jakarta. Hal ini dikarenakan, belum apa-apa, niat investor untuk membangun gedung-gedung tinggi (pencakar langit) di kota ini sudah dipersulit pihak-pihak tertentu.
Hal ini dialami sebuah investor yang akan membangun gedung perkantoran dan apartemen setinggi 29 lantai di Jalan Ahmad Yani. Belum apa-apa, pihak DPRD Riau sudah menyatakan tidak setuju dengan rencana tersebut.
Menurut mereka, lokasi yang akan digunakan untuk membangun gedung pencakar langit tertinggi di Sumatera itu tidak cocok. Soalnya berada di tempat keramaian dengan jalur lalu lintas yang padat.
Sebelumnya ada juga investor nasional yang punya niat untuk memanfaatkan lahan Taman Kaca Mayang untuk dibangun gedung World Trade Center (WTC) setinggi 25 lantai. Mereka melirik Kaca Mayang karena lokasinya sangat strategis, dan Kaca Mayangpun selama ini tidak termanfaatkan secara optimal.
Namun lagi-lagi keinginan tersebut mendapat tantangan. Sejumlah tokoh masyarakat tidak bersedia Taman Kaca Mayang diganti dengan gedung pencakar langit, sehubungan nilai historisnya sangat tinggi.
Padahal jika gedung WTC tersebut jadi, Pemprov Riau akan mendapatkan pemasukan yang besar dari kehadiran WTC di atas lahan milik pemprov tersebut. Disamping itu kehadiran WTC juga akan membuat perekonomia Riau akan semakin menggeliat.
Melihat kedua pengalaman itu, maka dapat dipastikan Kota Pekanbaru tidak akan banyak berubah 5 atau 10 mendatang. Keinginan warga agar kota ini secepatnya menjadi metropolis seperti Jakarta, bakal menjadi mimpi belaka.(Ad)
Pekanbaru Dipastikan Bakal Sulit Jadi Kota Metropolis
Kiki
Kamis, 19 April 2007 - 08:14:19 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Kota Pekanbaru dipastikan akan sulit berkembang menjadi kota metropolis setingkat Jakarta. Hal ini dikarenakan, belum apa-apa, niat investor untuk membangun gedung-gedung tinggi (pencakar langit) di kota ini sudah dipersulit pihak-pihak tertentu.
Hal ini dialami sebuah investor yang akan membangun gedung perkantoran dan apartemen setinggi 29 lantai di Jalan Ahmad Yani. Belum apa-apa, pihak DPRD Riau sudah menyatakan tidak setuju dengan rencana tersebut.
Menurut mereka, lokasi yang akan digunakan untuk membangun gedung pencakar langit tertinggi di Sumatera itu tidak cocok. Soalnya berada di tempat keramaian dengan jalur lalu lintas yang padat.
Sebelumnya ada juga investor nasional yang punya niat untuk memanfaatkan lahan Taman Kaca Mayang untuk dibangun gedung World Trade Center (WTC) setinggi 25 lantai. Mereka melirik Kaca Mayang karena lokasinya sangat strategis, dan Kaca Mayangpun selama ini tidak termanfaatkan secara optimal.
Namun lagi-lagi keinginan tersebut mendapat tantangan. Sejumlah tokoh masyarakat tidak bersedia Taman Kaca Mayang diganti dengan gedung pencakar langit, sehubungan nilai historisnya sangat tinggi.
Padahal jika gedung WTC tersebut jadi, Pemprov Riau akan mendapatkan pemasukan yang besar dari kehadiran WTC di atas lahan milik pemprov tersebut. Disamping itu kehadiran WTC juga akan membuat perekonomia Riau akan semakin menggeliat.
Melihat kedua pengalaman itu, maka dapat dipastikan Kota Pekanbaru tidak akan banyak berubah 5 atau 10 mendatang. Keinginan warga agar kota ini secepatnya menjadi metropolis seperti Jakarta, bakal menjadi mimpi belaka.(Ad)
Pilihan Redaksi
IndexSMSI Riau dan DJP Gelar Pelatihan Coretax, Tingkatkan Kemandirian Pelaporan Pajak
Digitalisasi UMKM dan Kesiapan Nyata
Kecerdasan Buatan (AI) di Indonesia: Peluang dan Tantangan
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Gebrakan Teknologi, Indosat Hadirkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara pada MWC 2026
Senin, 02 Maret 2026 - 22:32:47 Wib Ekonomi & Bisnis
Bangga! Indonesia Punya Sahabat-Al, Platform Al Berbasis Aplikasi yang Paling Ngerti, Paling Indonesia
Kamis, 26 Februari 2026 - 22:23:34 Wib Ekonomi & Bisnis
Kenyamanan dan Fitur Keselamatan Jadi Magnet, Pengunjung IIMS 2026 Ramai-ramai Jajal The All New Kia Carens
Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:06:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Lindungi Pejuang Ramadan dari Penipuan Digital, IM3 Luncurkan Fitur SATSPAM+ Berbasis AIvolusi5G
Jumat, 13 Februari 2026 - 13:48:40 Wib Ekonomi & Bisnis