Nasib sial yang dialami Jamaluddin itu berkaitan dengan laporan ke Mapolres Kampar yang dilakukan Dahlina, warga Jalan Kartini Bangkinang yang juga pengelola Akar Band. Dia merasa dianiaya oleh Kepala Satpol PP itu.
Ceritanya berawal ketika Jamaluddin bersama para anggotanya melakukan penertiban ke studio Akar Band karena dianggap menganggu lingkungan sekitarnya. Waktu itu Satpol PP bermaksud menyita peralatan band yang ada di studio itu.
Hal itu jelas membuat Dahlia selaku pemiliknya tidak bisa menerimanya. Maka saat itu terjadi keributan antara Dahlia dengan para anggota Satpol PP tersebut. Keributan tersebut tidak sebatas perang mulut saja, tapi sampai berbaku hantam segala.
Dari kejadian itu, wajah Dahlina bonyok kena pukulan. Dia malah sempat terjungkal dan mengalami cidera, sehingga terpaksa dirawat di rumah sakit di Bangkinang. Usai dirawat Dahlina tidak bisa menerima kejadian itu, dan melapor ke polisi.
Disisi lain, Jamaluddin kepada pihak kepolisian membatah telah menganiaya Dahlina. Menurut dia, bentrok itu terjadi karena Dahlina menarik bajunya sehingga Jamaluddin secara reflek menangkisnya. Rupanya waktu menangkis yang terkena wajah Dahlina.(Ad)
Kepala Satpol PP Kampar Masuk Sel Polisi
Kiki
Senin, 23 April 2007 - 08:07:19 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Siapa bilang kalau sudajh jadi Satpol PP bisa berbuat semena-mena. Buktinya Jamaluddin, yang sudah jadi kepala Satpol PP Kampar tetap berhadapan dengan pihak penegak hukum, bahkan kini ditahan di sel Mapolres Kampar.
Pilihan Redaksi
IndexPanitia Rapimprov Kadin Riau Kebut Persiapan Menuju 24 September
HUT RI ke-81 di Kedungsari Meriah Bertabur Hadiah, Pemuda RW 02 Jadi Penggerak Kegiatan
Ombudsman Nilai Pelayanan Publik Imigrasi Pekanbaru
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan
Menuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Hukrim
KPK Tetapkan Bupati Kuansing, Sekda, dan Direktur PT MIS sebagai Tersangka Suap Jabatan
Rabu, 01 Juli 2026 - 19:17:00 Wib Hukrim
Rida K Liamsi Mengaku Dizalimi, Tuntut Hak dan Keadilan di Riau Pos
Selasa, 30 Juni 2026 - 18:21:09 Wib Hukrim