Besarnya potensi perikanan air tawar Mandau ini terungkap saat Wakil Gubernur Riau, Drs Wan Abu Bakar melakukan kunjungan kerja ke daerah tersebut belum lama ini. Dalam kesempatan itu Wan sempat melakukan panen perdana ikan air tawar yang dikelola Koperasi Insan Membangun.
Usai acara penanen itu Wan melihat sendiri pengembangan potensi tambak ikan air tawar di Mandau sudah cukup baik. "Ini tentunya bisa lebih dikembangkan lagi, sehingga akan berdampak pada peningkatan ekonomi rakyat disini," ujarnya.
Dikatakannya, usaha perikanan air tawar yang dikelola oleh Koperasi Insan Membangun tersebut patut dicontoh oleh masyarakat lainnya di Mandau. "Saya yakin kalau usaha ini ditekuni, dipastikan bisa menghasilkan uang sangat besar," tambahnya.
Apalagi, kata Wan lagi, untuk memasarkan ikan air tawan tidak terlalu sulit di daerah ini, karena setiap harinya kebutuhan ikan masyarakat sangat tinggi. Apalagi jumlah penduduk di Kecamatan Mandau ini cukup banyak.
Disebutkannya, tambak ikan air tawar, jika dikembangkan dapat membantu masyarakat meningkatkan taraf perekonomiannya. Oleh karena itu, masyarakat ekonomi lemah harus diberikan perhatian serius, dengan harapan mereka dapat bangkit dan hidupnya menjadi sejahtera.(Ad)
Mandau Berpeluang Jadi Penghasil Ikan Air Tawar Terbesar di Riau
Kiki
Selasa, 24 April 2007 - 04:49:10 WIB
PEKANBARU (RiauInfo): Potensi Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis di bidang perikanan air tawar ternyata sangat besar. Jika perikanan air tawar Mandau ini terus dikembangkan, dalam waktu dekat daerah ini bisa menjadi penghasil ikan air tawar terbesar di Riau.
Pilihan Redaksi
IndexKadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi, MoU Disiapkan di Rapimprov
Jarwansyah: Lelaki Yang Mengurus Kehidupan Setelah Bencana
Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun di Himbara Diperpanjang hingga Juli 2027
APBN 2026 Tetap Kuat, Defisit Agustus Hanya 0,93% PDB
Pertamina: 95 Persen SPBU Sudah Salurkan Biosolar B50
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Kadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi, MoU Disiapkan di Rapimprov
Senin, 21 September 2026 - 10:11:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun di Himbara Diperpanjang hingga Juli 2027
Ahad, 20 September 2026 - 15:00:34 Wib Ekonomi & Bisnis
APBN 2026 Tetap Kuat, Defisit Agustus Hanya 0,93% PDB
Ahad, 20 September 2026 - 14:44:35 Wib Ekonomi & Bisnis
Pertamina: 95 Persen SPBU Sudah Salurkan Biosolar B50
Ahad, 20 September 2026 - 10:36:25 Wib Ekonomi & Bisnis