Meskipun para petani tersebut berhasil meningkatkan produksi nenasnya, namun bukan berarti pendapatannya bertambah. Perekonomian mereka tetap seperti dulu juga, karena mereka kesulitan dalam memasarkan nenas yang mereka hasilkan.
Padahal saat ini setiap hektar kebun nenas bisa memproduksi tidak kurang 63 ton per bulan. Sedangkan di kecamatan Sei Apit saat ini telah terdapat tidak kurang 500 hektar kebun nenas. Bayangkan berapa banyaknya nenas yang dihasilkan daerah itu.
Akibat kesulitan memasarkan, berton-ton nenas menumpuk dan membusuk di daerah ini. Bahkan petani tidak jarang menjualnya dengan harga sangat rendah kepada siapa saja, asalkan nenas yang mereka produksi terjual.
Camat Sei Apit Yulizar kepada wartawan berharap adanya investor yang mau menanamkan modalnya dalam bidang pengolahan nenas. "Kami saat ini berharap adanya pabrik pengolahan nenas disini," ujarnya.
Dulu menurut dia, memang sudah ada investor Malaysia yang telah berencana mendirikan pabrik pengolahan nenas disini. "Namun investor tersebut meninggal dunia, sehingga rencananya jadi batal," tambah dia lagi.(Ad)
Nenas Asal Sei Apit Menumpuk dan Membusuk
Kiki
Ahad, 29 April 2007 - 09:11:12 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Usaha keras yang dilakukan oleh para petani nenas di Sei Apit, Kabupaten Siak, dalam meningkat produksinya, ternyata tidak berpengaruh banyak terhadap peningkatan perekonomian mereka.
Pilihan Redaksi
IndexMasuri Hadiri Pertemuan Presiden Prabowo dengan Seluruh Ketua KADIN Indonesia
Menteri Bappenas Apresiasi SIEXPO 2026, Bahas Masa Depan Industri Sawit
Fun Pingpong Competition Pererat Sinergi SKK Migas, EMP, dan PWI Riau
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Menteri Bappenas Apresiasi SIEXPO 2026, Bahas Masa Depan Industri Sawit
Kamis, 30 Juli 2026 - 22:05:45 Wib Ekonomi & Bisnis
Kolaborasi dan Sinergi PWI Riau-Sambu Group Perkuat Industri Kelapa
Kamis, 30 Juli 2026 - 06:41:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Raup Rp30,7 Triliun, AI Dongkrak Trafik Data Central Sumatra 26%
Selasa, 28 Juli 2026 - 22:04:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Bukukan Laba Bersih Rp3,25T, Genjot AI dan Investasi 5G
Selasa, 28 Juli 2026 - 17:56:00 Wib Ekonomi & Bisnis