PEKANBARU (RiauInfo) - Sebuah rumah yang lumayan megah di Jalan Yos Sudarso Rumbai sudah sebulan ini terendam banjir. Rumah beratap warna biru dan bercat dinding warna krem itu selalu dalam kondisi ditutup, terutama selama direndam banjir sekarang ini.
Menurut masyarakat di sekitarnya, rumah tersebut memang lebih banyak direndam air ketimbang kering. Sebab posisinya terletak di bawah, dan lantai rumah juga hampir sejajar dengan tanah.
Dalam kondisi seperti itu, banjir sedikit saja sudah terendam air. Bahkan tidak itu saja, tidak hanya pada saat banjir saja, tapi di hari-hari biasa kalau hujan deras turun, rumah tersebut juga digenangi air.
Darmansyah (38) warga setempat kepada RiauInfo (4/5) mengatakan, rumah tersebut sudah beberapa tahun ini berdiri. Seharusnya pemilik rumah mengetahui lokasi pembangunan rumah itu langganan banjir, jadi bisa mengantisipasinya dengan meninggikan posisi rumah.
"Atau kalau perlu tanahnya ditinggikan dengan menggunakan tanah timbun," ujarnya. Dengan demikian saat baniir datang, rumah tersebut tidak terjangkau oleh air.
Tapi kenyataannya sekarang, banjir sedikit saja rumah tersebut sudah direndam air. Padahal rumah warga lainnya di sekitarnya belum kena banjir. "Padahal bangunan rumah tersebut cukup mewah bagi ukuran kami disini," ungkap dia lagi.(Ad)Sebuah Rumah Mewah di Rumbai Sudah Sebulan Terendam Banjir
Kiki
Sabtu, 05 Mei 2007 - 08:43:43 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sebuah rumah yang lumayan megah di Jalan Yos Sudarso Rumbai sudah sebulan ini terendam banjir. Rumah beratap warna biru dan bercat dinding warna krem itu selalu dalam kondisi ditutup, terutama selama direndam banjir sekarang ini.
Menurut masyarakat di sekitarnya, rumah tersebut memang lebih banyak direndam air ketimbang kering. Sebab posisinya terletak di bawah, dan lantai rumah juga hampir sejajar dengan tanah.
Dalam kondisi seperti itu, banjir sedikit saja sudah terendam air. Bahkan tidak itu saja, tidak hanya pada saat banjir saja, tapi di hari-hari biasa kalau hujan deras turun, rumah tersebut juga digenangi air.
Darmansyah (38) warga setempat kepada RiauInfo (4/5) mengatakan, rumah tersebut sudah beberapa tahun ini berdiri. Seharusnya pemilik rumah mengetahui lokasi pembangunan rumah itu langganan banjir, jadi bisa mengantisipasinya dengan meninggikan posisi rumah.
"Atau kalau perlu tanahnya ditinggikan dengan menggunakan tanah timbun," ujarnya. Dengan demikian saat baniir datang, rumah tersebut tidak terjangkau oleh air.
Tapi kenyataannya sekarang, banjir sedikit saja rumah tersebut sudah direndam air. Padahal rumah warga lainnya di sekitarnya belum kena banjir. "Padahal bangunan rumah tersebut cukup mewah bagi ukuran kami disini," ungkap dia lagi.(Ad)Pilihan Redaksi
IndexKonflik Petani Kelapa Inhil Berlarut 9 Tahun, DPR Desak Pemerintah Bertindak
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Prioritaskan 3T
INA: Energi Jadi Kunci Investasi Data Center AI di Indonesia
Pemerintah Alihkan 60 Persen Kendali Whoosh, Utang Jadi Sorotan
Kabut Asap Riau Adalah Kejahatan Lingkungan yang Terus Berulang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan