Banjir yang paling parah terjadi di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Dumai Timur. Disini banjir telah menenggelamkan sebanyak dua RT, termasuk juga Puskesmas Bumiayu yang terdapat di wilayah tersebut.
Akibat Puskesmas ikut digenangi banjir, kegiatannya di sana terpaksa dihentikan untuk sementara. Sebagai penggantinya pelayanan kesehatan terpaksa dialihkan ke salah satu rumah penduduk.
Nuraini (37), salah seorang warga setempat mengatakan, air sungai yang meluap ini sebenarnya terjadi setiap tahun di musim penghujan.
Hanya saja, luapannya tidak setinggi seperti sekarang.
"Sepertinya ini, siklus lima tahunan, air meluap agak tinggi," katanya. Makanya menurut dia, banjir yang terjadi tahun ini lebih parah dibandingkan banjir yang terjadi tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya, banjir lima tahun lalu air di jalan yang menuju lokasi ini sampai ke dada orang dewasa. Dan empat tahun kemudian, hanya menggenangi halaman rumah-rumah. "Tapi tahun ini, sepertinya air akan
tinggi. Apalagi, setiap malam hujan lebat terus turun," kata Nuraini.
Hamparan genangan air sungai yang meluap itu, sudah mulai terlihat di sekitar Pengadilan Negeri Jalan Raya Bukitdatuk, Jalan Gunungmerapi Ujung jembatan, Jalan Budi Utomo pinggier sungai, sekitar bekas pasar Leppin. Termasuk Jalan Rahmad, ke tinggian air sudah mencapai lutut orang dewasa.(Ad)
Berbagai Fasilitas Umum Ikut Terendam
Kiki
Ahad, 06 Mei 2007 - 12:44:35 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Banjir yang melanda Riau sejak Kamis (3/5) lalu, hingga Minggu (6/5) masih terus merendam ribuan rumah warga kota itu. Bahkan sejumlah fasilitas umum, termasuk rumah ibadah ikut direndam banjir.
Pilihan Redaksi
IndexKonflik Petani Kelapa Inhil Berlarut 9 Tahun, DPR Desak Pemerintah Bertindak
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Prioritaskan 3T
INA: Energi Jadi Kunci Investasi Data Center AI di Indonesia
Pemerintah Alihkan 60 Persen Kendali Whoosh, Utang Jadi Sorotan
Kabut Asap Riau Adalah Kejahatan Lingkungan yang Terus Berulang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan