Sejak Lukman Edi dipanggil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Cikeas Sabtu (5/5) seluruh media terbitan Riau mengangkatnya sebagai berita headline. Nampaknya peristiwa ini benar-benar hal yang luar biasa bagi masyarakat Riau.
Memang dengan adanya segelintir orang Riau menjadi menteri, sedikit banyaknya memberikan harapan bagi Riau yang selama ini sering dianggap anak tiri oleh pemerintah pusat. Makanya Gubernur Riau HM Rusli Zainal minta kepada masyarakat untuk mendukungnya.
Menurut Rusli, dirinya sudah dihubungi Lukman Edi untuk menyampaikan dia telah diplot untuk posisi Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal menggantikan Syaifuddin Yusuf. "Ini tentunya suatu kehormatan bagi Riau," ujarnya.
Hal yang sama juga disampaikan Mantan Gubernur Riau S Saleh Djasit yang kini menjadi anggota DPR RI. Dia menyambut gembira dipercayanya putra Riau Lukman Edi sebagai menteri oleh SBY. "Ini jadi obat bagi kerisauan orang Riau selama ini," ujarnya.
Dikatakannya, dulu memang ada orang Riau menjadi Menteri Dalam Negeri yakni Syarwan Hamid pada masa pemerintahan Presiden Habibie. Tapi setelah beberapa kali pergantian presiden tidak ada lagi orang Riau jadi menteri.
Makanya tidak heran kalau ditunjuknya Lukman Edi jadi menteri ini sempat membuat heboh masyarakat Riau yang butuh perhatian pemerintah pusat. "Wajah seluruh masyarakat heboh, karena ini momentum yang sangat langkah," ujarnya.(Ad)
Masyarakat Riau Langsung Jadi Heboh
Kiki
Senin, 07 Mei 2007 - 10:17:15 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Ditunjuknya putra asal Riau Ir Lukman Edi jadi menteri pada Kabinet Indonesia Bersatu hasil reshuffle II, membuat masyarakat Riau heboh. Pasalnya selama ini sangat jarang orang asli Riau berhasil duduk di jabatan bergengsi tersebut.
Pilihan Redaksi
IndexEkonomi Digital dan Ilusi Solusi bagi Korban PHK
Pemerintah Serahkan DIM RUU PPRT ke DPR, Komitmen Lindungi Hak Pekerja Rumah Tangga
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Imigrasi Pekanbaru Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing melalui Rapat TIMPORA Kampar 2026
Rabu, 22 April 2026 - 12:40:51 Wib Umum
Kado Manis Hari Kartini, DPR dan Pemerintah Resmi Sahkan UU PPRT Setelah Menanti 22 Tahun
Selasa, 21 April 2026 - 20:33:10 Wib Umum
Pemerintah Serahkan DIM RUU PPRT ke DPR, Komitmen Lindungi Hak Pekerja Rumah Tangga
Selasa, 21 April 2026 - 05:52:00 Wib Umum
Targetkan 70 Ribu Peserta PVN 2026, Menaker Yassierli: Fokus Link and Match dengan Industri
Selasa, 21 April 2026 - 00:09:02 Wib Umum