PANGKALAN KERINCI (RiauInfo) – Sebanyak 30 (tigapuluh) orang personil Forest Fire (pemadam kebakaran hutan dan lahan/karhutla) PT. Riau Andalan Pulp And Paper (Riaupulp) mengikuti pendidikan dan latihan fisik untuk meningkatkan kemampuan di bidang penyelamatan (Secure and Rescue – SAR) dan pemadaman karhutla yang berlangsung selama tiga minggu (7-21 Mei).
Pelatihan yang merupakan kerjasama antara Riaupulp dengan Paskhas TNI AU Pekanbaru ini dibuka oleh Direktur Riaupulp Thomas Handoko, Senin lalu di Pekanbaru.
Dalam sambutannya, Direktur Riaupulp Thomas Handoko mengatakan pendidikan dan latihan ini merupakan bagian penting dalam meningkatkan kinerja serta profesionalisme Tim Forest Fire Riaupulp dalam menghadapi tugas-tugas pengamanan perusahaan dari ancaman bahaya karhutla.
“Sebagai ujung tombak perusahaan dalam mencegah dan mengantisipasi terjadinya karhutla khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan yang tersebar di 10 estate, Riaupulp memandang, peningkatan physical capability seluruh personil Forest Fire merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam menjalankan setiap aktivitas pengamanan wilayah operasional perusahaan mengingat medan dan tantangan yang dihadapi cukup berat.
Mudah-mudahan pelatihan ini dapat bermanfaat sekaligus menambah pengetahuan dan ketrampilan sekaligus meningkatkan disiplin seluruh peserta yang selanjutnya dapat diimplementasikan di lapangan”, ujar Thomas.
Sementara Coordinator Forest Fire Riaupulp Yuneldi mengatakan, pelatihan ini lebih difokuskan pada aspek kemahiran dalam penanganan krisis di lapangan meliputi dasar-dasar SAR, Fire Safety, serta sejumlah keterampilan lainnya. Dalam pelatihan ini Riaupulp bekerjasama dengan Paskhas TNI-AU Pekanbaru dalam hal pengadaan instruktur pembina serta didukung Tim Forest Fire Riaupulp.
Yuneldi menambahkan, diklat ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan Riaupulp bekerjasama dengan Paskhas TNI AU dalam tahun ini. Beberapa waktu lalu diklat sejenis juga telah diiukti 30 personil Forest Fire Riaupulp.
Dalam diklat ini peserta akan menjalani 10 hari pertama mengikuti pelatihan fisik di Paskhas TNI AU serta 5 hari selanjutnya pelatihan SAR di Danau Buatan Pekanbaru, terangnya.
Ditambahkan Yuneldi, selain melaksanakan tugas-tugas perusahaan, Tim Forest Fire Riaupulp saat ini telah ikut melakukan tugas-tugas pemadaman karhutla di sejumlah tempat di Riau dengan dukungan peralatan modern seperti air tractor, helikopter, fire truck, dan pompa air bertekanan tinggi yang mudah dioeprasikan, tambah Yuneldi.(Ad)Tim Forest Fire Riaupulp Diklat di Paskhas TNI AU
Kiki
Jumat, 11 Mei 2007 - 10:55:07 WIB
PANGKALAN KERINCI (RiauInfo) – Sebanyak 30 (tigapuluh) orang personil Forest Fire (pemadam kebakaran hutan dan lahan/karhutla) PT. Riau Andalan Pulp And Paper (Riaupulp) mengikuti pendidikan dan latihan fisik untuk meningkatkan kemampuan di bidang penyelamatan (Secure and Rescue – SAR) dan pemadaman karhutla yang berlangsung selama tiga minggu (7-21 Mei).
Pelatihan yang merupakan kerjasama antara Riaupulp dengan Paskhas TNI AU Pekanbaru ini dibuka oleh Direktur Riaupulp Thomas Handoko, Senin lalu di Pekanbaru.
Dalam sambutannya, Direktur Riaupulp Thomas Handoko mengatakan pendidikan dan latihan ini merupakan bagian penting dalam meningkatkan kinerja serta profesionalisme Tim Forest Fire Riaupulp dalam menghadapi tugas-tugas pengamanan perusahaan dari ancaman bahaya karhutla.
“Sebagai ujung tombak perusahaan dalam mencegah dan mengantisipasi terjadinya karhutla khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan yang tersebar di 10 estate, Riaupulp memandang, peningkatan physical capability seluruh personil Forest Fire merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam menjalankan setiap aktivitas pengamanan wilayah operasional perusahaan mengingat medan dan tantangan yang dihadapi cukup berat.
Mudah-mudahan pelatihan ini dapat bermanfaat sekaligus menambah pengetahuan dan ketrampilan sekaligus meningkatkan disiplin seluruh peserta yang selanjutnya dapat diimplementasikan di lapangan”, ujar Thomas.
Sementara Coordinator Forest Fire Riaupulp Yuneldi mengatakan, pelatihan ini lebih difokuskan pada aspek kemahiran dalam penanganan krisis di lapangan meliputi dasar-dasar SAR, Fire Safety, serta sejumlah keterampilan lainnya. Dalam pelatihan ini Riaupulp bekerjasama dengan Paskhas TNI-AU Pekanbaru dalam hal pengadaan instruktur pembina serta didukung Tim Forest Fire Riaupulp.
Yuneldi menambahkan, diklat ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan Riaupulp bekerjasama dengan Paskhas TNI AU dalam tahun ini. Beberapa waktu lalu diklat sejenis juga telah diiukti 30 personil Forest Fire Riaupulp.
Dalam diklat ini peserta akan menjalani 10 hari pertama mengikuti pelatihan fisik di Paskhas TNI AU serta 5 hari selanjutnya pelatihan SAR di Danau Buatan Pekanbaru, terangnya.
Ditambahkan Yuneldi, selain melaksanakan tugas-tugas perusahaan, Tim Forest Fire Riaupulp saat ini telah ikut melakukan tugas-tugas pemadaman karhutla di sejumlah tempat di Riau dengan dukungan peralatan modern seperti air tractor, helikopter, fire truck, dan pompa air bertekanan tinggi yang mudah dioeprasikan, tambah Yuneldi.(Ad)Pilihan Redaksi
IndexKonflik Petani Kelapa Inhil Berlarut 9 Tahun, DPR Desak Pemerintah Bertindak
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Prioritaskan 3T
INA: Energi Jadi Kunci Investasi Data Center AI di Indonesia
Pemerintah Alihkan 60 Persen Kendali Whoosh, Utang Jadi Sorotan
Kabut Asap Riau Adalah Kejahatan Lingkungan yang Terus Berulang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan