Hal ini dikarenakan secara keseluruhan PAC, DPW dan DPP PBB meminta dirinya untuk mundur dari jabatan sekarang. "Permintaan tersebut boleh-boleh saja," katanya.
"Hingga hari ini, Saya masih di Kabinet Indonesia Bersatu. Dengan terdepaknya Mensesneg RI, Yusril Ihza Mahendra tidak membuat petinggi PBB kalang kabut. Saya menghormati pendapat-pendapat anggota maupun aktifis.
Itulah dinamika konteks dalam berorganinsasi. Dimana saat ini PBB masih menghormati keputusan presiden," Ungkap MS Ka'ban kepada wartawan di usai menanam sebuah pohon Mahoni di areal PT Riau Agro Mandiri KM 17 Muara Fajar, Rumbai Pekanbaru, Jumat (11/5) tepat pukul 14.00wib.
Menurut Ka'ban, Bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB memberikan pilihan dengan dua opsi kepada dirinya. Salah satunya untuk mundur dari jabatan sebagai Menteri Kehutanan RI atau mundur dari Partai yang telah membesarkannya. Opsi tersebut diberikan kepada MS.Ka'ban hingga Selasa (15/5) mendatang pada Sidang Pleno DPP Partai Bulan Bintang.
"Saya paling tidak bisa berandai-andai. Bahwa kita tetap komit untuk mendukung pemerintah. Kemungkinan dari dua opsi tersebut akan kita tambah menjadi empat," cetusnya. (dowi)
Ka'ban Enggan Mundur
Kiki
Jumat, 11 Mei 2007 - 10:58:52 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Menteri Kehutanan Republik Indonesia, MS Ka'ban secara resmi menyatakan dirinya engan untuk mundur dari Resuffle Kabinet Indonesia Bersatu. Pasalnya, ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini dirinya tetap Menhut RI di kabinet Indonesia Bersatu.
Pilihan Redaksi
IndexEkonomi Digital dan Ilusi Solusi bagi Korban PHK
Pemerintah Serahkan DIM RUU PPRT ke DPR, Komitmen Lindungi Hak Pekerja Rumah Tangga
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Imigrasi Pekanbaru Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing melalui Rapat TIMPORA Kampar 2026
Rabu, 22 April 2026 - 12:40:51 Wib Umum
Kado Manis Hari Kartini, DPR dan Pemerintah Resmi Sahkan UU PPRT Setelah Menanti 22 Tahun
Selasa, 21 April 2026 - 20:33:10 Wib Umum
Pemerintah Serahkan DIM RUU PPRT ke DPR, Komitmen Lindungi Hak Pekerja Rumah Tangga
Selasa, 21 April 2026 - 05:52:00 Wib Umum
Targetkan 70 Ribu Peserta PVN 2026, Menaker Yassierli: Fokus Link and Match dengan Industri
Selasa, 21 April 2026 - 00:09:02 Wib Umum