PEKANBARU (RiauInfo) – Kepala Stasiun TVRI Riau, Mukhtar Lutfi, S.Sos menyambut baik dan mendukung penuh Diklat Televisi yang diselenggarakan oleh Riau Communication Institute (RCI) Pekanbaru. Hal ini dikatakannya di ruang kerjanya saat menerima peserta Diklat yang melakukan kunjungan belajar ke TVRI Riau di Stasiun Rumbai Danau Buatan Pekanbaru, Senin (11/6).
Mukhtar Lutfi mengatakan bahwa lembaga seperti RCI ini yang memiliki diklat televisi baru merupakan lembaga yang ke-2 di Indonesia. “Untuk meningkatkan kualitas SDM kita butuh lembaga seperti ini. Di Indonesia, ini merupakan lembaga yang kedua setelah MMTC”, katanya. “Apalagi kedepannya kita akan buka Programa 2 untuk TVRI Riau yang akan mengudara lebih lama dari yang sekarang. Kita masih banyak butuh SDM, terutama koresponden di berbagai daerah di Propinsi Riau”. Saat ini TVRI Riau hanya mengudara selama 3 jam setiap harinya.
Mengenai Programa 2 TVRI, Mukhtar mengakui masih banyak yang harus dibenahi dan dipenuhi, termasuk SDM, infrastruktur dan pendanaannya. “Pemprov Riau sudah menyetujui untuk diadakannya channel yang baru ini, tapi masalah pendanaannya melalui proses yang cukup panjang”.
Sementara itu, peserta Diklat Televisi RCI dalam kunjungan itu dipandu oleh instruktur dari TVRI, Fauzi, menjelaskan mengenai redaksi pemberitaan, editing, dan struktur dalam peliputan berita atau features. “Ada penanggung jawab, produser, sutradara, kameramen, reporter dan editor untuk setiap peliputan”, jelas Fauzi. Untuk objek pertama, seluruh peserta Diklat melakukan latihan peliputan di Danau Buatan. Kunjungan ini merupakan program dari RCI dalam Diklat Televisi yang akan berlangsung selama 3-5 bulan.
Direktur RCI, Ir. Ridar Hendri, Mkom, kepada RiauInfo mengatakan dari semua program yang diadakan oleh RCI, Diklat Televisi ini merupakan salah satu program yang sangat diminati oleh masyarakat. “Saat ini kita sedang mempersiapkan Peserta Diklat Angkatan kedua”, jelasnya. “Angkatan pertama yang sedang berlangsung ini sangat bagus. Mereka bisa diandalkan.” (Tony)Mukhtar Lutfi: Kita Masih Banyak Butuh SDM
Kiki
Senin, 11 Juni 2007 - 12:23:40 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) – Kepala Stasiun TVRI Riau, Mukhtar Lutfi, S.Sos menyambut baik dan mendukung penuh Diklat Televisi yang diselenggarakan oleh Riau Communication Institute (RCI) Pekanbaru. Hal ini dikatakannya di ruang kerjanya saat menerima peserta Diklat yang melakukan kunjungan belajar ke TVRI Riau di Stasiun Rumbai Danau Buatan Pekanbaru, Senin (11/6).
Mukhtar Lutfi mengatakan bahwa lembaga seperti RCI ini yang memiliki diklat televisi baru merupakan lembaga yang ke-2 di Indonesia. “Untuk meningkatkan kualitas SDM kita butuh lembaga seperti ini. Di Indonesia, ini merupakan lembaga yang kedua setelah MMTC”, katanya. “Apalagi kedepannya kita akan buka Programa 2 untuk TVRI Riau yang akan mengudara lebih lama dari yang sekarang. Kita masih banyak butuh SDM, terutama koresponden di berbagai daerah di Propinsi Riau”. Saat ini TVRI Riau hanya mengudara selama 3 jam setiap harinya.
Mengenai Programa 2 TVRI, Mukhtar mengakui masih banyak yang harus dibenahi dan dipenuhi, termasuk SDM, infrastruktur dan pendanaannya. “Pemprov Riau sudah menyetujui untuk diadakannya channel yang baru ini, tapi masalah pendanaannya melalui proses yang cukup panjang”.
Sementara itu, peserta Diklat Televisi RCI dalam kunjungan itu dipandu oleh instruktur dari TVRI, Fauzi, menjelaskan mengenai redaksi pemberitaan, editing, dan struktur dalam peliputan berita atau features. “Ada penanggung jawab, produser, sutradara, kameramen, reporter dan editor untuk setiap peliputan”, jelas Fauzi. Untuk objek pertama, seluruh peserta Diklat melakukan latihan peliputan di Danau Buatan. Kunjungan ini merupakan program dari RCI dalam Diklat Televisi yang akan berlangsung selama 3-5 bulan.
Direktur RCI, Ir. Ridar Hendri, Mkom, kepada RiauInfo mengatakan dari semua program yang diadakan oleh RCI, Diklat Televisi ini merupakan salah satu program yang sangat diminati oleh masyarakat. “Saat ini kita sedang mempersiapkan Peserta Diklat Angkatan kedua”, jelasnya. “Angkatan pertama yang sedang berlangsung ini sangat bagus. Mereka bisa diandalkan.” (Tony)Pilihan Redaksi
IndexKonflik Petani Kelapa Inhil Berlarut 9 Tahun, DPR Desak Pemerintah Bertindak
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Prioritaskan 3T
INA: Energi Jadi Kunci Investasi Data Center AI di Indonesia
Pemerintah Alihkan 60 Persen Kendali Whoosh, Utang Jadi Sorotan
Kabut Asap Riau Adalah Kejahatan Lingkungan yang Terus Berulang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan