PEKANBARU (RiauInfo): Sejak tahun 1999 hingga tahun 2005, kontribusi Riaupulp dalam perekonomian makro Riau cenderung mengalami peningkatan. Hal ini sesuai dengan keinginan pendiri Riaupulp, Sukanto Tanoto, yang mengharapkan kehadiran perusahaan pulp terbesar di Asia Tenggara ini punya dampak positif bagi masyarakat tempatan.
Hal ini dikatakan Dirut PT Riaupulp Rudi Fajar pada acara Sosialisasi Hasil Kajian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FE Universitas Riau, Jumat (10/8) di Pekanbaru. Kajian itu sendiri mengenai "Dampak Ekonomi Riaupulp Dalam Perekonomian Riau".
Menurut Rudi, selama ini cukup besar kontribusi yang diberikan Riaupulp baik secara nasional maupun untuk daerah. Kontribusi tersebut tidak hanya berupa bidang fiskal saja, tapi juga sumbangan lainnya seperti program community development dan juga bidang tenaga kerja dalam jumlah besar.
Besarnya kontribusi ini, menurut dia lagi, dapat dibuktikan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh pihak perguruan tinggi terhadap Riaupulp. "Penelitian ini merupakan yang kedua kalinya. Pertama kali telah dilakukan pada tahun 2004 lalu. Dan kami punya rencana penelitian seperti ini akan terus dilakukan di masa-masa mendatang," ujarnya.
Sementara itu dalam paparannya, anggota LPEM FE UI, Nuzul Achyar menyebutkan bahwa dari tahun ke tahun diketahui kontribusi yang diberikan Riaupulp dalam perekonomian makro Riau terus meningkat. Jika pada tahun 1999 kontribusi perusahaan ini terhadap pembentukan output Riau sekitar 4,53 persen, pada tahun 2005 meningkat menjadi 7,43 persen.
Secara nominan, menurut dia, kontribusi perusahaan terhadap output perekonomian makro Riau meningkat dari Rp6,35 triliun pada tahun 1999 menjadi Rp 17,40 triliun pada tahun 2005. "Peningkatan ini sangat signifikan," ujarnya.
Kontribusi Riaupulp terhadap pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Riau juga mempunyai pola yang sama dengan output perekonomian makro Riau. Pada tahun 1999, perusahaan memberikan nilai tambah sebesar Rp2,40 triliu, atau setara dengan 2,89 persen dari total PDRB Riau. Pada tahun 2005, perusahaan ini menyumbang Rp6,59 triliun atau 4,74 persen dari total PDRB Riau.
Sedangkan untuk program Community Development (CD), selama periode 1995-2005 Riaupulp berpartisipasi membangun infrastruktur publik untuk kepentingan umum, dan telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan dan sumberdaya manusia. "Serta membantu untuk mempercep[at proses pembangunan dan pertumbuhan perekonomian lokal," jelasnya.
Mengenai tenaga kerja, Nuzul Achyar menyebutkan, Riaupulp telah berkontribusi dalam menciptakan kesempatan kerja baik langsung maupun tidak langsung di Riau sebesar 138.780 orang pada tahun 1999, meningkat menjadi 178.182 orang pada tahun 2002, kemudian menjadi 249.291 orang pada tahun 2005.(Ad)Kontribusi Riaupulp Terhadap Perekonomian Riau Terus Meningkat
Kiki
Jumat, 10 Agustus 2007 - 10:12:12 WIB
PEKANBARU (RiauInfo): Sejak tahun 1999 hingga tahun 2005, kontribusi Riaupulp dalam perekonomian makro Riau cenderung mengalami peningkatan. Hal ini sesuai dengan keinginan pendiri Riaupulp, Sukanto Tanoto, yang mengharapkan kehadiran perusahaan pulp terbesar di Asia Tenggara ini punya dampak positif bagi masyarakat tempatan.
Hal ini dikatakan Dirut PT Riaupulp Rudi Fajar pada acara Sosialisasi Hasil Kajian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FE Universitas Riau, Jumat (10/8) di Pekanbaru. Kajian itu sendiri mengenai "Dampak Ekonomi Riaupulp Dalam Perekonomian Riau".
Menurut Rudi, selama ini cukup besar kontribusi yang diberikan Riaupulp baik secara nasional maupun untuk daerah. Kontribusi tersebut tidak hanya berupa bidang fiskal saja, tapi juga sumbangan lainnya seperti program community development dan juga bidang tenaga kerja dalam jumlah besar.
Besarnya kontribusi ini, menurut dia lagi, dapat dibuktikan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh pihak perguruan tinggi terhadap Riaupulp. "Penelitian ini merupakan yang kedua kalinya. Pertama kali telah dilakukan pada tahun 2004 lalu. Dan kami punya rencana penelitian seperti ini akan terus dilakukan di masa-masa mendatang," ujarnya.
Sementara itu dalam paparannya, anggota LPEM FE UI, Nuzul Achyar menyebutkan bahwa dari tahun ke tahun diketahui kontribusi yang diberikan Riaupulp dalam perekonomian makro Riau terus meningkat. Jika pada tahun 1999 kontribusi perusahaan ini terhadap pembentukan output Riau sekitar 4,53 persen, pada tahun 2005 meningkat menjadi 7,43 persen.
Secara nominan, menurut dia, kontribusi perusahaan terhadap output perekonomian makro Riau meningkat dari Rp6,35 triliun pada tahun 1999 menjadi Rp 17,40 triliun pada tahun 2005. "Peningkatan ini sangat signifikan," ujarnya.
Kontribusi Riaupulp terhadap pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Riau juga mempunyai pola yang sama dengan output perekonomian makro Riau. Pada tahun 1999, perusahaan memberikan nilai tambah sebesar Rp2,40 triliu, atau setara dengan 2,89 persen dari total PDRB Riau. Pada tahun 2005, perusahaan ini menyumbang Rp6,59 triliun atau 4,74 persen dari total PDRB Riau.
Sedangkan untuk program Community Development (CD), selama periode 1995-2005 Riaupulp berpartisipasi membangun infrastruktur publik untuk kepentingan umum, dan telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan dan sumberdaya manusia. "Serta membantu untuk mempercep[at proses pembangunan dan pertumbuhan perekonomian lokal," jelasnya.
Mengenai tenaga kerja, Nuzul Achyar menyebutkan, Riaupulp telah berkontribusi dalam menciptakan kesempatan kerja baik langsung maupun tidak langsung di Riau sebesar 138.780 orang pada tahun 1999, meningkat menjadi 178.182 orang pada tahun 2002, kemudian menjadi 249.291 orang pada tahun 2005.(Ad)Pilihan Redaksi
IndexSMSI Riau dan DJP Gelar Pelatihan Coretax, Tingkatkan Kemandirian Pelaporan Pajak
Digitalisasi UMKM dan Kesiapan Nyata
Kecerdasan Buatan (AI) di Indonesia: Peluang dan Tantangan
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Gebrakan Teknologi, Indosat Hadirkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara pada MWC 2026
Senin, 02 Maret 2026 - 22:32:47 Wib Ekonomi & Bisnis
Bangga! Indonesia Punya Sahabat-Al, Platform Al Berbasis Aplikasi yang Paling Ngerti, Paling Indonesia
Kamis, 26 Februari 2026 - 22:23:34 Wib Ekonomi & Bisnis
Kenyamanan dan Fitur Keselamatan Jadi Magnet, Pengunjung IIMS 2026 Ramai-ramai Jajal The All New Kia Carens
Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:06:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Lindungi Pejuang Ramadan dari Penipuan Digital, IM3 Luncurkan Fitur SATSPAM+ Berbasis AIvolusi5G
Jumat, 13 Februari 2026 - 13:48:40 Wib Ekonomi & Bisnis