PEKANBARU (RiauInfo) - Banyaknya event-event besar yang saat ini diadakan di Pekanbaru, menyebabkan sekarang kota ini banyak kedatangan tamu. Sebagian tamu yang datang ke Pekanbaru tersebut tidak melewati kesempatan untuk berbelanja di pasar wisata "Pasar Bawah" Pekanbaru.
Seperti yang diamati RiauInfo, Sabtu sore (11/8) terlihat suasana di pasar wisata yang cukup tersohor itu sangat ramai. Susahnya mencari tempat untuk memarkirkan mobil sudah menjadi pertanda pasar tersebut dibanjiri pembeli.Suasana ramai sudah mulai dirasakan ketika memasuki areal pasar tersebut, terutama di tempat-tempat penjualan pernik-pernik dan makanan impor. "Saking ramainya, untuk berjalan saja dari satu toko ke toko lainnya susah sekali," ungkap Nita (33) salah seorang pengunjung.
Selain pengunjung banyak membeli pernik-pernik dan makanan impor, ternyata tempat penjualan ikan salai yang berada di lantai bawah tanah (ground) juga diserbu pembeli. Umumnya mereka membeli ikan salai dalam jumlah banyak sebagai oleh-oleh.
Rachman (38) salah seorang pedagang ikan salai mengatakan tidak hanya orang biasa saja yang berdatangan ke sana, tapi Menteri Perindustrian Marie Pangestu juga menyempatkan datang. "Ibu menteri juga masuk ke mari, tapi tidak sempat membeli ikan salai," jelasnya.
Menurut dia, tamu yang membeli ikan salai kebanyakan datang dari Jakarta. Mereka membeli ikan salai paling sedikit 1 kg. "Iya mereka tidak peduli berapa harganya. Padahal sekarang harga ikan salai ukuran sedang sudah Rp90 ribu perkilogram," jelasnya.(Ad)
Ikan Salai Pasar Bawah Kebanjiran Pembeli
Kiki
Sabtu, 11 Agustus 2007 - 11:03:56 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Banyaknya event-event besar yang saat ini diadakan di Pekanbaru, menyebabkan sekarang kota ini banyak kedatangan tamu. Sebagian tamu yang datang ke Pekanbaru tersebut tidak melewati kesempatan untuk berbelanja di pasar wisata "Pasar Bawah" Pekanbaru.
Seperti yang diamati RiauInfo, Sabtu sore (11/8) terlihat suasana di pasar wisata yang cukup tersohor itu sangat ramai. Susahnya mencari tempat untuk memarkirkan mobil sudah menjadi pertanda pasar tersebut dibanjiri pembeli.Suasana ramai sudah mulai dirasakan ketika memasuki areal pasar tersebut, terutama di tempat-tempat penjualan pernik-pernik dan makanan impor. "Saking ramainya, untuk berjalan saja dari satu toko ke toko lainnya susah sekali," ungkap Nita (33) salah seorang pengunjung.
Selain pengunjung banyak membeli pernik-pernik dan makanan impor, ternyata tempat penjualan ikan salai yang berada di lantai bawah tanah (ground) juga diserbu pembeli. Umumnya mereka membeli ikan salai dalam jumlah banyak sebagai oleh-oleh.
Rachman (38) salah seorang pedagang ikan salai mengatakan tidak hanya orang biasa saja yang berdatangan ke sana, tapi Menteri Perindustrian Marie Pangestu juga menyempatkan datang. "Ibu menteri juga masuk ke mari, tapi tidak sempat membeli ikan salai," jelasnya.
Menurut dia, tamu yang membeli ikan salai kebanyakan datang dari Jakarta. Mereka membeli ikan salai paling sedikit 1 kg. "Iya mereka tidak peduli berapa harganya. Padahal sekarang harga ikan salai ukuran sedang sudah Rp90 ribu perkilogram," jelasnya.(Ad)
Pilihan Redaksi
IndexPanitia Rapimprov Kadin Riau Kebut Persiapan Menuju 24 September
HUT RI ke-81 di Kedungsari Meriah Bertabur Hadiah, Pemuda RW 02 Jadi Penggerak Kegiatan
Ombudsman Nilai Pelayanan Publik Imigrasi Pekanbaru
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan
Menuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
UGM-Indosat-NVIDIA Resmi Buka Pusat Teknologi AI Pertama Indonesia
Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:40:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Walikota Pekanbaru: SIEXPO 2026 Perkuat Industri Sawit dan UMKM
Jumat, 07 Agustus 2026 - 19:09:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Luncurkan Zankore, Bangun Infrastruktur AI Terbesar Asia-Pasifik
Jumat, 07 Agustus 2026 - 13:49:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Plt Gubernur Riau Buka SIEXPO 2026, Dorong Investasi dan Teknologi Sawit
Kamis, 06 Agustus 2026 - 15:20:00 Wib Ekonomi & Bisnis