PEKANBARU (RiauInfo) - Ketua Umum Perhumas Pekanbaru, H.Djati Sussetya menginginkan kegiatan Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Humas Indonesia Pekanbaru mengadakan Public Relations Fair 2007 (PR FAIR) dapat menjadi perhatian masyarakat. Kegiatan PR Fair 2007 bertemakan "Humas dalam Riau Emas" dilaksanakan dalam rangka HUT Riau ke-50.
Dalam sambutannya, Djati Sussetya mengatakan dengan suasana yang santai ini, diharapkan dapat menjadi perhatian serius kepada masyarakat. Pasalnya dalam acara ini diadakan sosialisasi cara berpakaian Melayu yang baik dan benar. "Ini kesempatan kita mencari perhatian masyarakat bagaimana tata cara berpakaian melayu yang benar," kata Djati di Mall Pekanbaru, Sabtu (8/9).
Bahwa budaya Melayu merupakan budaya yang sangat terbuka untuk semua kalangan dan disesuaikan dengan kemajuan zaman. "Coba kita perhatikan sekarang pada pakaian Melayu. Yang memakainya sangat sepadan dan serasi sekali pada setiap pemakainya," pujinya.
Untuk itu, Perhimpunan Humas Indonesia (Perhumas) Riau ingin lebih memadukan lagi dan berupaya ingin menyempurnakan bagaimana berpakaian Melayu yang betul-betul sempurna. "Ini juga salah satu upaya kita didalam mengekalkan dan melestarikan budaya melayu yang mempunyai nilai luhur. Saya harapkan pemakaian melayu menjadi lebih baik dan benar. Paling tidak kami ingin berbuat dan berpartisipasi didalam mengekalkan budaya melayu di Bumi Lancang Kuning," pintanya.
Hingga berita ini dinaikan, Dialog Interaktif dengan Topik Berpakaian Melayu baik dan benar sedang berlangsung yang dipandu Hanafi Khadir, dan tiga narasumber Drs.H.OK.Nizami Jamil, H Zulkifli ZA (LAM) Riau dan Ibu Wan Irza, Pengrajin Tenun Pekanbaru. (Dd)Djati Sussetya: Agar Menjadi Perhatian Masyarakat
Kiki
Sabtu, 08 September 2007 - 11:14:12 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Ketua Umum Perhumas Pekanbaru, H.Djati Sussetya menginginkan kegiatan Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Humas Indonesia Pekanbaru mengadakan Public Relations Fair 2007 (PR FAIR) dapat menjadi perhatian masyarakat. Kegiatan PR Fair 2007 bertemakan "Humas dalam Riau Emas" dilaksanakan dalam rangka HUT Riau ke-50.
Dalam sambutannya, Djati Sussetya mengatakan dengan suasana yang santai ini, diharapkan dapat menjadi perhatian serius kepada masyarakat. Pasalnya dalam acara ini diadakan sosialisasi cara berpakaian Melayu yang baik dan benar. "Ini kesempatan kita mencari perhatian masyarakat bagaimana tata cara berpakaian melayu yang benar," kata Djati di Mall Pekanbaru, Sabtu (8/9).
Bahwa budaya Melayu merupakan budaya yang sangat terbuka untuk semua kalangan dan disesuaikan dengan kemajuan zaman. "Coba kita perhatikan sekarang pada pakaian Melayu. Yang memakainya sangat sepadan dan serasi sekali pada setiap pemakainya," pujinya.
Untuk itu, Perhimpunan Humas Indonesia (Perhumas) Riau ingin lebih memadukan lagi dan berupaya ingin menyempurnakan bagaimana berpakaian Melayu yang betul-betul sempurna. "Ini juga salah satu upaya kita didalam mengekalkan dan melestarikan budaya melayu yang mempunyai nilai luhur. Saya harapkan pemakaian melayu menjadi lebih baik dan benar. Paling tidak kami ingin berbuat dan berpartisipasi didalam mengekalkan budaya melayu di Bumi Lancang Kuning," pintanya.
Hingga berita ini dinaikan, Dialog Interaktif dengan Topik Berpakaian Melayu baik dan benar sedang berlangsung yang dipandu Hanafi Khadir, dan tiga narasumber Drs.H.OK.Nizami Jamil, H Zulkifli ZA (LAM) Riau dan Ibu Wan Irza, Pengrajin Tenun Pekanbaru. (Dd)Pilihan Redaksi
IndexPWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
Menaker Dorong Perluasan Jaminan Sosial bagi Pekerja Informal dan Ojek Online
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Mengenang Zulmansyah Sekedang, Ketum PWI Pusat: Sosok yang Sangat Dihargai Hingga Akhir Hayat
Jumat, 24 April 2026 - 20:45:32 Wib Umum
Mengenang Sosok Zulmansyah Sekedang, PWI Riau Gelar Tahlilan Hari Ketujuh dengan Penuh Haru
Jumat, 24 April 2026 - 20:12:08 Wib Umum
BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Cuaca Ekstrem Intai Sejumlah Wilayah Riau Hingga Petang Ini
Jumat, 24 April 2026 - 16:30:00 Wib Umum
PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
Jumat, 24 April 2026 - 16:17:34 Wib Umum