DUMAI (RiauInfo) - Pelabuhan 3 Dumai yang dioperasikan PT Chevron Pacific Indonesia (Chevron) hendak diterobos para nelayan yang berniat melakukan demonstrasi. Perahu para nelayan itu sedang berusaha bersandar di salah satu pelabuhan tempat pengapalan minyak mentah tersebut.
Petugas pelabuhan berupaya melakukan dialog dengan mengirimkan tim kapal patroli. Namun, upaya persuasif itu menemui jalan buntu. Para nelayan tetap berupaya keras bersandar di Pelabuhan 3 Dumai.
Begitulah skenario latihan dan simulasi penerapan International Ships & Port Facility Security (ISPS) Code di Pelabuhan 3 Dumai kemarin yang dipimpin oleh Port Facility Security Officer Pelabuhan Chevron Dumai, Maraden H. Panggaben.
Latihan yang diikuti 64 personel dari Pelabuhan Dumai, Polri, TNI, dan Chevron ini berlangsung mulai sekitar pukul 09.00 hingga 12:00 WIB. Latihan ini bertujuan membangun kerja sama antara instansi pemerintah yang berwenang, perusahaan, dan pengelola pelabuhan dalam mendeteksi ancaman keamanan dan melakukan langkah-langkah pencegahannya sesuai standar keamanan internasional seperti tertuang dalam ISPS Code.
"Latihan dan simulasi ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama dan pemahaman terhadap tugas serta tanggung jawab masing-masing instansi terkait keamanan maritim di Pelabuhan Dumai," tutur Manager HCT Chevron Terminal Opr & maint , Rito Dwiputra.
Pelabuhan 3 Dumai, yang merupakan salah satu lokasi pengapalan minyak mentah, termasuk dalam kategori objek vital nasional yang mendukung operasional industri migas. Sektor migas merupakan penopang utama sumber pendapatan negara sehingga kelancaran operasionalnya sangat mempengaruhi keuangan negara, baik itu pemerintah pusat maupun daerah, sebagai penerima manfaat terbesar dari keberadaan operasional migas.
Itu bebabnya, sangat penting bagi Pelabuhan 3 Dumai untuk mendapatkan sertifikasi ISPS Code yang menyatakan bahwa pelabuhan ini telah memenuhi standar keselamatan Internasional.
Selain mendapatkan sertifikasi keselamatan ISPS Code pada tahun 2005, Pelabuhan 3 Dumai juga telah mendapat pengakuan internasional pada saat adanya inspeksi yang dilakukan oleh US Coast Guard dan Direktorat Gamat (Penjagaan dan Penyelamatan) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut beberapa tahun lalu.(zas/rls)
Pelabuhan Chevron Simulasikan Pengamanan Berstandar Internasional
Kiki
Jumat, 22 Maret 2013 - 00:23:46 WIB
Pilihan Redaksi
IndexPWI Kepri Dilantik Ulang, Akhmad Munir Ingatkan “DNA Pejuang” di Era AI
Fikri Fardhian Pimpin Corporate Communication PHR, Kunjungi PWI Riau
Aza El Munadiyan: Regulasi Penyiaran Harus Beradaptasi dengan Era AI
Woro Indah Bongkar Tantangan Jurnalisme di Tengah Gempuran AI
AI Ubah Wajah Jurnalisme, Syahrul Aidi Dorong Regulasi Baru
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan